Showing posts with label referensi. Show all posts
Showing posts with label referensi. Show all posts

Saturday, 14 March 2020

,

Style: numbering ACM SIG Prosiding

Style ini unik. Namanya ACM SIG Publishing.

Referensi disusun urut angka, namun susunannya berdasar abjad. Hal ini mengakibatkan sumber kutipan dalam teks jadi tidak urut.

Sumber kutipan pertama tidak pasti ditandai dengan angka [1], melainkan sesuai angka yang tersusun urut abjad daftar pustaka.

Atau daftar referensi pertama di daftar pustaka belum tentu itu yang dikutip pertama kali.

Ini contohnya:

Saturday, 18 January 2020

,

Membandingkan Kopernio dan Lean Library + Unpaywall

Sebelum membandingkan, Saya lakukan install add on Kopernio dan Lean Lib di chrome.
Proses pencarian institusi di Kopernio
Proses di atas menunjukkan salah satu langkah setelah kopernio terpasang di Chrome. Setelah membuat akun, Kopernio menawarkan pemilihan institusi.

Agaknya Kopernio telah memiliki data subscriptions berbagai universitas. Mungkin ini terkait dengan keterangan di laman https://kopernio.com/compare/kopernio-vs-lean-library yang menyebut "No, works with most libraries by default. Libraries can amend as necessary at any time.", terkait dengan library setup. Berbeda dengan Lean Lib yang memerlukan library setup.

Permintaan koneksi ke Library Subscriptions
Lanjutan proses koneksi ke library subscriptions. Ada proses login SSO di sini.

Seting Kopernio
Kopernio memiliki locker free 100 MB. Juga dapat disetel citation yang digunakan, termasuk software manajemen sitasi yang digunakan.

Sementara itu, setelah memasang add on Lean Library, saya hanya diminta mencari library sesuai insitusi.

Pemilihan institusi di Lean Lib
Pada pemasangan unpaywall, tidak ada hal yang istimewa.

Setelah selesai, hasilnya akan muncil icon 3 add on tersebut di kanan atas browser.


****

respon 3 add on (+ unpaywall)
Gambar di atas menunjukkan respon 3 add on. Karena artikel yang dibuka memang masih bebas diunduh (lihat logo PDF, di sampingnya ada kata "download PDF" yang menandakan artikel bisa diunduh langsung), maka respon ketiganya memberi keterangan unduh. Atau pada unpaywall berwarna hijau.

Selanjutnya kita lihat gambar di bawah ini.

respon 3 add on

Ini mulai berbeda. Keterangan di Sciencedirect menunjukkan kata "Get Access", artinya artikel ini tidak bisa diunduh langsung, meskipun sudah dilanggan UGM. Namun Kopernio, Lean, dan unpaywall kompak menunjukkan sinyal positif.

Lean Lib memberi tahu "... this article available for you...". Demikian pula Kopernio, serta Unpaywall mendeteksi adanya versi Open Access dan memberi sinyal warna hijau.

Perbedaan akan terjadi ketika 3 add on tersebut di klik.

Kopernio akan menampilkan Kopernio Locker, yang kita langsung disodori artikelnya full text. Lean Library akan mengarahkan ke Summon. Sementara Unpaywall mengarahkan ke alamat URL utama asal artikel tersebut.

Sebagai catatan, Lean Lib yang mengarah ke Summon dimungkinkan kadang bermasalah. Hal ini disebabkan karena adanya tautan yang keliru di Summon ke url sumber.

Silakan lihat gambar di bawah.

Hasil dari Lean lib

Hasil dari Unpaywall ke Pubmed
Hasil dari Kopernio
Hasil dari Kopernio bisa disimpan dulu di locker, diunduh, dan tersedia fitur eksport referensi dalam bentuk .ris

*****

Bagaimana jika artikel itu berbayar, dilanggan institusi, namun tidak ada versi open accessnya?

Semua positif, kecuali unpaywall

Bagaimana jika UGM tidak melanggannya?

Jika tidak dilanggan UGM

Jika artikel tidak dilanggan, sehingga saya ndak ada akses, maka 3 add on akan menunjukkan sinyal negatif. Termasuk ketika tidak ditemukan versi OA dari artikel tersebut.


***
Ada yang menarik di Lean Lib, ketika akses dilakukan di dalam jaringan kampus. Agaknya Lean telah mendeteksi IP, sehingga muncul komentar seperti pada gambar.
tampilan Lean Lib ketika akses dari dalam kampus


***

Informasi jumlah dikutip di database WoS

Gambar di atas menunjukkan fitur di Kopernio, yang terintegrasi dengan WoS sehingga bisa memberi informasi artikel yang sedang aktif itu telah dikutip berapa kali di database WoS.

Gambar di atas, jika posisi belum login ke Kopernio, maka pencarian akan dilakukan ke database Google Scholar.

****

Kesimpulan

Pencarian menggunakan 3 add on ini dilakukan menggunakan browser, bisa langsung mencari menggubakan Google, atau langsung ke url jurnal berada. Pencarian tidak harus dilakukan menggunakan Summon atau mesin discovery sejenis lainnya. Tentu ini hal menarik, karena bisa mengakomodir kebiasaan pencarian mahasiswa.

Kopernio, merupakan bagian dari WoS. Sementara Lean Lib bagian dari Sage. Ini tentang dagang.

Dari sisi fitur tidak jauh berbeda. Ada perbedaan satu dua itu wajar.

Meskipun demikian, patut di catat bahwa  Kopernio bisa digunakan langsung, dan kita menerima fitur apa adanya. Sementara Lean Lib tidak. Lean harus ada setting dahulu berdasar permintaan. Seting di Lean ini memungkinkan adanya custom atau permintaan fitur. Ini sebuah kelebihan.

Bagaimana dengan Unpaywall?
Menyertakan pemasangan Unpaywall menjadi tambahan jangkauan data. Jika ternyata Lean dan Kopernio tidak mampu mencari versi OA, siapa tahu Unpaywall bisa menemukan.


Sambisari
18 Januari 2020
Pulang ronda, 01.23 pagi

Wednesday, 24 October 2018

, ,

ZBib: mengelola beberapa referensi mudah sekali

Kalau kita punya referensi banyak, biasanya dikelola menggunakan software manajemen referensi. Semacam Zotero atau Mendeley. Namun, untuk kepentingan kecil, kita bisa gunakan software online macam ZoteroBIB.

Alamatnya ada di https://zbib.org. 


Pencarian referensi berdasar URL
Pada tampilan di atas, kita bisa mencari metadata daftar pustaka berdasar DOI, URL, PMID, Arciv, atau title. ZBib akan mencarikan data lengkapnya, dan menampilkan style daftar pustakanya.


Pencarian referensi berdasar judul


Daftar referensi yang ditemukan

Di atas contoh daftar referensi yang sudah ditemukan, dan disusun berdasar style yang dipilih. Style ini bisa diganti sesuai style yang tersedia. Ada 9000 lebih style yang tersedia. Daftar referensi yang sudah tersusun, bisa disalin ke aplikasi pengolah kata yang kita gunakan. Atau bisa juga secara online dikirimkan pada orang lain untuk diedit atau digunakan.

salin daftar pustaka
Untuk menyalin daftar pustaka yang tersusun, klik copy to clipboard, dan tempel di aplikasi pengolah kata yang digunakan.
membuat URL untuk dikirim pada orang lain

Kita juga bisa membuat URL untuk dikirim pada orang lain. URL ini memuat informasi daftar pustaka yang kita buat. Orang yang memperoleh URL tersebut bisa mengedit dan menggunakannya.




Wednesday, 23 August 2017

,

Zotero 5.0: mulai dari feed reader, my publication, editor style, multi bahasa

Zotero merupakan aplikasi manajemen dokumen referensi. Beberapa waktu lalu, Zotero merilis versi 5.0. Judul di atas, sebebarnya belum mewakili fitur baru di Zotero. Untuk melihat lebih lengkap, silakan klik https://www.zotero.org/support/5.0_changelog#changes_in_50_july_10_2017. Apa saja yang baru?

RSS di Zotero

Zotero sekarang memiliki fitur feed. Sebuah alamat feed dapat kita pasang di Zotero, maka akan tampil artikel terbaru, atau sesuai setingan feed. Di sebelah kanan, ada fitur untuk langsung menyimpan artikel tersebut, termasuk file ke dalam database Zotero. Keren kan?
Tidak harus memasang dua aplikasi berbeda untuk manajemen referensi dan feed reader.

metadata dan file yang disimpan
Gambar di atas menunjukkan data yang disimpan, termasuk juga file PDFnya. Untuk membuka file PDF, tinggal double click saja.

pencarian lanjut
Selain itu, terdapat pencarian lanjutan yang lebih lengkap. Pencarian yang dilakukan, dapat disimpan untuk dibuka dilain waktu. Sehingga tidak perlu melakukan pencarian ulang.

panel untuk mengubah gaya kutipan

Gambar di atas juga fitur baru, editor gaya kutipan. Dengan fitur ini, kita dapat mengubah gaya kutipan, dan menyimpan gaya tersebut untuk kita gunakan. Pada versi sebelumnya, kita harus melakukan manual dengan membuka file CSL, atau melalui CSL editornya Citationstyles.

pra tayang gaya kutipan

Melengkapi fitur sebelumnya, tersedia juga pra tayang dari gaya kutipan yang terpasang.