Catatan: saya coba baca-baca dan buat catatan (tentu sebatas kemampuan saya) beberapa dokumen kampanye anggota MWA UGM 2026-2031 unsur tendik. Yang saya beri catatan adalah ide/gagasan/pemikiran dan posisi/jabatannya. Syaratnya: dokumen bersifat terbuka dan menunjukkan visi-misi yang relatif lengkap.
Ika Wulandari Widyaningrum (IWW), salah satu calon MWA unsur tendik. Dokumen kampanyenya saya peroleh, ada poster, ada video. Jujur, mencermati dokumen kampanye kemudian berusaha melakukan analisis, tidak ringan. Yo perlu mikir.
Tapi begitulah. Sekali lagi. Ini proses politik. Semua berhak memberi komentar dan catatan pada semua calon. Di sisi lain, konsekuensi dari orang yang masuk ke proses politik, maka akan mendapat catatan dari para calon pemilihnya.
Saya mulai....
Visi dan Misi
IWW menambah kata "strategis" pada visi dan misinya. Visinya "mewujudkan tendik UGM yang unggul, kompetitif, dan produktif".
Visi ini relatif bisa saya terima. Meski mungkin akan lebih kuat jika visi itu tanpa kata kerja. Mewujudkan menjadi terwujudnya. Sehingga menjadi "Terwujudnya tendik UGM yang Unggul, kompetitif dan produktif". Kondisi ini merupakan keadaan ideal, yang terus menerus harus diupayakan, diusahakan. Bentuk idealnya masih ada dalam bayang-bayang. Visi IWW punya daya gedor untuk bertindak.
Sementara, untuk mendukung visi itu, baru ada proses kerja, dalam hal ini mewujudkan employee well being buat seluruh tendik. Alasan kenapa well being, juga diutarakan dalam poster. Diikuti dengan tantangan dan daya dukung. Ada analisis yang saya yakin tidak serta merta muncul, yang dilakukan IWW untuk merumuskan beberapa hal di atas.
Dukungan kemampuan
Usaha mengarusutamakan well being, ternyata bukan progam yang lahir dari ruang kosong. Saya melihat IWW mencantumkan riwayat training sebagai coach untuk student well being. Agaknya IWW hendak memperluas ke tendik.
Usulan Program yang saya tak begitu berhasil memahami
Dari paparan visi, misi, analisis tantangan, daya dukung, dan semacamnya, IWW berhasil menunjukkan ide yang rapi. Namun, di akhir, saat menawarkan usulan program, saya belum begitu paham.
IWW membuat usulan progam Ruang "Diskusi" yang Inklusif, Akomodatif, dan Responsif. Kata diskusi diapit tanda petik. Kenapa? Saya belum dapat jawaban.
Pada bagian usulan program itu, IWW menuliskan "Mekanisme survey kepuasan kerja/indeks kebahagiaan, yang dapat mendukung program-program seperti: pengembangan karir, pengembangan kompetensi kesetaraan kesempatan bagi seluruh tendik dan perempuan, dan kebutuhan untuk work-life balance."
Survey?
Sebenarnya, pada level MWA, anggota unsur tendik tidak dalam kapasitas membuat program, melainkan mendorong kebijakan. Begitu yang saya pahami.
Mungkin, ini mungkin lho. Ruang diskusi yang inklusif, akomodatif, dan responsif itu adalah kebijakan yang akan diperjuangkan IWW jika terpilih menjadi ketua MWA.
Atau, bisa juga itu merupakan kerja yang akan dilakukan IWW jika terpilih menjadi anggota MWA sebagai bagian dari usaha "belanja masalah". Dari situ diharapkan muncul gagasan-gagasan yang dapat dinaikkan ke level kebijakan dalam rangka well being, didorong melalui MWA untuk dilakukan rektor terpilih dan rezim di bawahnya.
Atau, bisa juga maksud IWW mendorong semua unit untuk mewujudkan "ruang diskusi yang inklusif, akomodatif, dan responsif" di semua unit di UGM sebagai bagian dari mendukung well being.
Mungkin begitu. Tapi kok ada "survey", ya?
Dari golongan elite?
IWW merupakan ketua tim kerja. Satu level di bawah KKA, bukan jabatan struktural. Posisi Katimker merupakan posisi strategis. Dia bisa ke bawah, menjangkau staf yang ada di lapangan sehingga tahu kondisi lapangan. Juga bisa menjangkau ke atas, ke KKA atau bahkan melompat sampai WD dan Dekan.
Ketua tim kerja, mestinya punya hubungan yang erat dengan staf di bawahnya dan paling tahu lapangan. Mungkinkah visi misi terkait well being tendik itu tumbuh dari kondisi riil lapangan?
Pantun penutup yang...
IWW menutup posternya dengan pantun. Tapi kok iramanya kurang smooth, ya.
Naik Transgama berkeliling. Melewati sekolah dan fakultas.Tendik UGM dengan support well-being, menaikkan produktivitas
Saya coba usulkan revisinya
Naik Transgama berkeliling, melewati sekolah dan fakultas.Tendik UGM support well-being, sebagai usaha menaikkan produktivitas
Video kampanye IWW ada di dropbox ini.



0 komentar:
Post a Comment
Terimakasih, komentar akan kami moderasi