Sunday, 26 July 2026

, ,

Area Tim Kerja Tridharma. Di mana Perpustakaan dan Lab? Lalu apa peran Ketua Tim Kerja pada ERIC dan LKFT?

 

Gambar 1: peta tridharma

Pada tulisan terdahulu, saya pernah sampaikan bahwa tridharma itu ibarat lingkaran yang telah terdefinisikan luasnya (di sini). Sebagai tim kerja yang senior, posisinya lebih mapan. Sebelumnya disebut seksi, juga pernah disebut bidang. Tridharma punya sejarah panjang dalam struktur organisasi fakultas. 

Maka, ketika saya masuk, saya harus tahu seluas apa lingkaran itu. Untuk mengetahuinya, saya harus mulai dari titik tengah, kemudian menyebar. Kenapa dari tengah? Karena modal saya nyaris nol. 

Luas yang sebenar-benarnya tentu tidak akan dapat saya ketahui. Tridharma itu, meskipun (dugaan saya) sangat administratif, namun dinamis. Kasus baru selalu muncul. Memang, mungkin sudah ada kasus serupa yang muncul sebelumnya dan bisa dijadikan referensi, atau yurisprudensi. Namun, sayangnya yurisprudensi ini tidak tertulis. Memori staf menjadi andalan untuk kemudian menelusuri arsipnya. 

Usaha ini yang cukup menyita tenaga. Lho, kan tinggal mengandalkan staf saja?

Tidak. Bagi saya tidak. Prosesnya sudah benar. Namun, tridharma punya konsekuensi jangka panjang, sehingga sebisa mungkin saya paham apa yang dilakukan.

Awalnya, tridharma FT terdiri dari akademik, kemahasiswaan, kerja sama, P2M. Kemudian pada 6 Januari 2026, ditambah referensi dan alumni (pindahan dari tim kerja lain), serta laboratorium. 

Pada gambar 1, saya coba petakan bidang utama yang ditempelkan ke Tridharma. Pemecahan tiap bidang saya sembunyikan.

Terdapat bidang-bidang yang ada di bawah WD P & K, serta di bawah WD P2MKA. Pada dua WD ini, saya kira sudah lebih jelas. 

Kemudian di bawahnya ada "Laboratorium", yang  tentu akan terkait pada 2 area. Laboratorium sebagai fisik lab, dan laboran sebagai orang yang mengelola lab. Terkait dua hal ini, masih menjadi PR saya untuk bertanya (atau jika perlu: merumuskan sendiri) terkait apa dan sejauh apa peran ketua tim kerja tridharma.

Pertanyaan tentang sejauh apa Ketua Tim Kerja Tridharma pada lab, juga diperkuat dengan telah adanya struktur Ketua Layanan Lab yang berada dalam satu kotak dengan Ketua ERIC, posisinya di bawah Ka. ERIC.

Nah, kan...

***********************

Berikutnya ERIC dan LKFT. Saya sebut ERIC karena lekat dengan lab, saya sebut LKFT karena ada term kerjasama. Lab dan kerja sama merupakan bagian yang menjadi salah dua dari 7 bidang tridharma. Namun pada gambar 1, LKFT dan ERIC saya beri warna merah. Kenapa saya warna merah?

Begini. Jika dilihat pada struktur FT (https://ft.ugm.ac.id/struktur-organisasi/), ERIC dan LKFT ada pada kotak di bawah Dekan dan WD, di atas kelompok departemen. Keduanya punya pimpinan dari unsur dosen. Sebutannya manager dan kepala. Selain itu, kotak ERIC tidak menyambung ke Ketua Tim. 




Dari struktur ini, saya menemukan argumen yang kuat berdasar struktur yang ada, serta berdasar tafsir atas struktur tersebut. Saya berkesimpulan bahwa pada ERIC dan LKFT, ketua tim tridharma sebatas administratif staf saja. Misalnya penilaian staf. 

Sementara itu, tugas substansi dari keduanya, koordinasinya melekat pada Manajer ERIC dan Kepala PK-LKFT. Terkait tugas substansi ini, semua sudah paham. Memang demikian adanya.

Dengan tafsir saya di atas, maka sesungguhnya kerja administratif pengelolaan staf LKFT dan ERIC bisa berubah dan berpindah ke semua Ketua Tim Kerja. Statusnya administratifnya menggantung, bisa menjadi bandul penyeimbang antar tim kerja. Tidak harus ke  tridharma. 

*****


Gambar 2: Akademik, Kemahasiswaan + P2M

Nah, gambar di atas merupakan kreasi saya, menafsirkan fakta di lapangan. Menyajikan area yang sudah turun temurun, minimal sejak 2021 melekat pada Kasie/Koordinator/Ketua Tim Tridharma. Lingkaran mewakili staf, bisa satu bisa 2. Saya susun berdasar staf, untuk kepentingan memetakan kondisi lapangan, baik pekerjaan maupun beban staf. 

Irisan antar lingkaran menunjukkan dengan siapa saja bidang tersebut bersinggungan. Akademik, penelitian dan pengabdian (tridharma) menjadi titik pusat. Semua bagian yang mengelilinginya, mendukung proses ini. 

Perpustakaan dan laboratorium belum masuk pada gambar di atas. Kenapa?

Laboratorium, seperti saya sampaikan di atas, masih PR bagi saya, dan tentu bagi pimpinan. Sejauh apa peran ketua tim kerja. Jika dilihat dari SDM-nya (laboran) tentu ini bagian dari Tim Kerja SDM. Jika dilihat dari layanannya, cukuplah itu di prodi masing-masing (ada Ka. Layanan Lab). Jika dari sistem informasinya, atau publikasi layanannya, mestinya ini bagian dari humas dan IT.

Jika terkait pemantapan peran strategis lab pada pendidikan, penelitian dan pengabdian, maka itu mestinya bukan tugas level ketua tim kerja. 

Bagaimana dengan perpustakaan? Kenapa belum masuk pada gambar 2?

Perpustakaan, bisa dianggap support akademik full. Namun di sisi lain, perpustakaan punya area-area yang tidak selalu terang-terangan mendukung tepat di jantung akademik. Dia bisa menjelma menjadi area yang mendukung akademik tapi dari samping kanan atau kiri. Bagi saya yang fungsional pustakawan, saya tempatkan perpustakaan sebagai pendukung akademik, namun juga independen, terkadang kritis dan nakal.



Share:

0 komentar:

Post a Comment

Terimakasih, komentar akan kami moderasi