Showing posts with label zotero. Show all posts
Showing posts with label zotero. Show all posts

Thursday, 29 November 2018

Zotero di Google Docs

Horee....
Kaget ketika membuka Google Docs, dan menemukan menu Zotero di barisan sejajar dengan File, Tools, Help dan lainnya. Ya, Zotero ada di Google Docs. Munculnya Zotero ini disebabkan oleh pemasangan Zotero Conector di browser yang digunakan.

Tidak semua menu Zotero ada di Zotero for Google Docs, melainkan hanya Add/Edit Citation, Add/Edit Bibliography, Preferences, Refresh, serta satu lagi Unlink Citations.

Selain muncul di Menu, Zotero juga muncul sebagai tombol di Google Docs. 

Untuk menggunakan fitur ini, tentu saja pengguna harus memasang Zotero di komputernya. Google Docs akan meminta otentifikasi menggunakan akun Google anda. Setelah itu, kita bisa menggunakan selayaknya menggunakan Zotero pada Ms. Word atau Libreoffice.

Zotero merekomendasikan, sebelum mengirim dokumen pada orang lain untuk melakukan penyalinan dokumen, kemudian seting "Unlink". Penyalinan dilakukan melalui File --> Buat Salinan.

Fitur Zotero dalam Google Docs memungkinkan kolaborasi penulisan dokumen. Namun demikian, Zotero merekomendasikan untuk tidak melakukan editing/insert bibliografi dalam waktu yang sama.



Info lengkap:


Wednesday, 23 August 2017

,

Zotero 5.0: mulai dari feed reader, my publication, editor style, multi bahasa

Zotero merupakan aplikasi manajemen dokumen referensi. Beberapa waktu lalu, Zotero merilis versi 5.0. Judul di atas, sebebarnya belum mewakili fitur baru di Zotero. Untuk melihat lebih lengkap, silakan klik https://www.zotero.org/support/5.0_changelog#changes_in_50_july_10_2017. Apa saja yang baru?

RSS di Zotero

Zotero sekarang memiliki fitur feed. Sebuah alamat feed dapat kita pasang di Zotero, maka akan tampil artikel terbaru, atau sesuai setingan feed. Di sebelah kanan, ada fitur untuk langsung menyimpan artikel tersebut, termasuk file ke dalam database Zotero. Keren kan?
Tidak harus memasang dua aplikasi berbeda untuk manajemen referensi dan feed reader.

metadata dan file yang disimpan
Gambar di atas menunjukkan data yang disimpan, termasuk juga file PDFnya. Untuk membuka file PDF, tinggal double click saja.

pencarian lanjut
Selain itu, terdapat pencarian lanjutan yang lebih lengkap. Pencarian yang dilakukan, dapat disimpan untuk dibuka dilain waktu. Sehingga tidak perlu melakukan pencarian ulang.

panel untuk mengubah gaya kutipan

Gambar di atas juga fitur baru, editor gaya kutipan. Dengan fitur ini, kita dapat mengubah gaya kutipan, dan menyimpan gaya tersebut untuk kita gunakan. Pada versi sebelumnya, kita harus melakukan manual dengan membuka file CSL, atau melalui CSL editornya Citationstyles.

pra tayang gaya kutipan

Melengkapi fitur sebelumnya, tersedia juga pra tayang dari gaya kutipan yang terpasang. 

Tuesday, 11 July 2017

,

Mengubah Style referensi CSL-nya Mendeley dan Zotero

Jika teman-teman menggunakan reference management software, terutama Mendeley dan Zotero, kemungkinan akan tahu CSL atau citation style language.

CSL inilah yang mengatur gaya penulisan sitasi. Nah, bagaimana jika gaya penulisan yang tersedia kurang sesuai? tentunya bisa dilakukan editing.

Berikut beberapa alat untuk melakukan edit style referensi.

http://editor.citationstyles.org/visualEditor/ dan http://csl.mendeley.com/
Kedua alat ini menyediakan fitur editing secara visial atau code. Bedanya, yang csl mendeley dapat disimpan, namun yang citationstyles hanya bisa diunduh dan dipasang.

Sebenarnya yang mendeley menggunakan dari citationstyle, namun disediakan penyimpanan sendiri oleh Mendeley berdasar akun mendeley.


Kita bisa melakukan pencarian, bahkan dengan contoh kutipan yang kita butuhkan. Jika ditemukan, maka sistem akan memberi tahu prosentase kemiripan dengan contoh. Nah, klik saja EDIT untuk melakukan editing. Maka, akan muncul tampilan di bawah ini.



Ada panel kiri dan kanan. Lakukan saja editing, sesuai kebutuhan. Bisa pula dihapus atau ditambah. 



Setelah selesai, klik Style di kiri atas, kemudian Save. Maka kita bisa unduh style hasil editing untuk kita pasang di aplikasi kita.


Thursday, 14 January 2016

, ,

Catatan selama mempelajari Zotero dan Mendeley (dan sedikit EndNote)


Ini adalah catatan saya selama mempelajari Zotero, Mendeley dan sedikit EndNote. + dan - di bawah ini, masih bisa dikoreksi lagi. Saya tulis sebagai catatan dokumentasi.

Zotero
  1. bagus dalam pengelolaan laman web, Mendeley tidak bisa menangkap laman web (+)
  2. plugin nya banyak, https://www.zotero.org/support/plugins (+)
  3. (kata teman), lebih bagus dalam mengambil metadata dari .pdf (+)
  4. dikelola bukan oleh perusahaan (+/-)
  5. akses file .pdf dari jurnal online, langsung tersimpan di komputer. (+)
  6. bisa full offline (+)
  7. penyimpanan metadata dan file bisa diseting dalam satu folder tertentu, sehingga bisa dibuat sinkronisasi dengan mesin cloud lainnya (GoogleDrive, office365, simpan.ugm..) (+)

Mendeley
  1. kuota penyimpanannya lebih banyak, dibanding Zotero (+)
  2. bagus dalam menangani file .pdf, mampu melakukan manipulasi file .pdf dengan baik (note, highlight...) (+)
  3. tampilan lebih menarik (relatif yak) (+)
  4. dikelola perusahaan (Elsevier) (?)
  5. harus punya akun di Mendeley Web untuk menggunakan (ada syarat online pada saat login) (-)
  6. penyimpanan via online jurnal tidak langsung ke komputer, tapi ke penyimpanan cloud. (+/-)
  7. bisa mengambil metadata dari Zotero (sinkronisasi) (+)
  8. metadata dan file ada pada folder terpisah, menyulitkan jika ingin backup manual atau dengan layanan cloud lain (-)
  9. punya mesin pencari sendiri, terintegrasi di tampilan Mendeley (+)

EndNote (eksporasi yang saya lakukan baru sedikit, belum banyak...)
  1. hanya tersedia di Windows dan Mac (-)
  2. (saya merasa) tidak optimal atau berat di Windows 10 (-)
  3. ringan (saya gunakan di Windows 7) (+)
  4. bisa otomatis membuat kutipan di depan (author prominent)
  5. belum bisa ambil metadata langsung dari file dan DOI (-)
  6. data yang dikelola dapat dipisah dalam file berbeda (+). Misal referensi untuk tesis, disimpan dalam file tesis.enl, artikel.enl dan lainnya.
  7. tidak bisa membaca langsung metadata sebuah file .pdf (-)
  8. dapat disetel pencarian langsung ke database tertentu (+)
Bacaan lain:
http://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S0099133316302294 (Comparison of the Accuracy of Bibliographical References Generated for Medical Citation Styles by EndNote, Mendeley, RefWorks and Zotero)

Saturday, 20 June 2015

, , , , ,

Beberapa foto tentang buku "Manajemen Dokumen Ilmiah menggunakan Zotero dan Mendeley"

Terimakasih kepada berbagai pihak yang tertarik untuk memiliki panduan mengelola dokumen ilmiah menggunakan Zotero dan Mendeley yang saya susun. Semoga bermanfaat.

Bersama Dekan FTI UKDW (Foto by Umi Proboyekti)

Bersama Iswanto (dosen UMY/Mahasiswa S3 FT UGM)

Lasa Hs, pustakawan senior

Imam Budhi, ketua FPPTI

Win Muldian, Staf Perpustakaan DIKBUD dan pegiat literasi

Bersama Tri Susiati, Presiden FPPTI DIY


Monday, 8 June 2015

,

Install PDF Index di Zotero secara manual

Rekan sekalian,
Kadang kala kita kesulitan install pdf indexing di Zotero karena masalah koneksi atau lainnya. Untuk mengatasinya, kita dapat melakukan instalasi secara manual. Caranya
  1. Unduh file yang dibutuhkan, silakan unduh di klik
  2. Ekstrak file.zip yang anda unduh tersebut
  3. Copykan ke folder data Zotero.
  4. Selesai
penempatan file
 

Monday, 4 May 2015

,

Paper Machine: visualisasikan data di Zoteromu !!

https://www.flickr.com/photos/pemachagmed/8633274568/
menampilkan topics modelling
Paper Machine merupakan salah satu tambahan aplikasi Zotero yang mampu memvisualisasikan data yang dikelola dengan Zotero.
Paper Machine dapat diunduh di http://papermachines.org/install/. Untuk menjalankan PM, diperlukan terpasangnya:


Ada beberapa data yang dapat divisualisakan menggunakan PaperMachine ini. Gambar di atas adalah topics, selain itu dapat pula menampilkan letak (geografi) dan frase.

Geoparser: papermachines.org/wp-content/uploads/2013/02/paper-machines-geoparser.jpg

Phrase http://papermachines.org/wp-content/uploads/2013/02/paper-machines-phrasent.jpg


Wednesday, 5 November 2014

, ,

NgeMendeley dan NgeZotero bersama calon Doktor.


bersama para calon doktor.
  foto oleh Nugroho DC (nugrohodc@ugm.ac.id)
Beruntung saya mendapatkan kesempatan untuk mengampu manajemen data riset di FTP UGM. Kali ini saya juga menyampaikan tentang Zotero dan Mendeley.
Pesertanya sebagian besar mahasiswa S3, dan sepuh-sepuh :) Tapi semangatnya mantap gan..

Gak yahu ya, kok saya hapal dengan yang namanya bu Tatik. Jadi ingat sama ibu saya yang sudah tiada :(


Okelah, jadi pesertanya banyak. Kayake 40an lebih dan saya dapat waktu 1 jam. Nah, singkat cerita, dengan jurus ceramah dan sedikit gaya akhirnya mereka mau lanjut lebih dari satu jam. Kan biasanya orang diceramahi itu bosan, ini malah minta nambah.
Okelah...
Mengenalkan Zotero dan Mendeley,  bagi yang belum tahu sama sekali keampuhannya, akan terkesima pada sesi generate daftar pustaka dan input file digital. Selain itu juga insert data via DOI, ISBN dan PMID. Kali ini hanya dua senjata ampuh yang saya mainkan, yaitu generate daf-pus dan insert file .pdf ke aplikasi. Ternyata sudah membuat mereka penasaran.
Saya melihat, sepertinya memang banyak mahasiswa yang masih tradisional dalam mengelola data risetnya. Bayangkan, ketika saya tanya mereka kebanyakan merename  nama file yang diunduh mengganti dengan nama/judul artikel. Ini dilakukan untuk mempermudah pencarian.
"Lah, kalau punya 500 artikel... mosok kuliah habis waktu buat merename file. Bacanya kapan....". Tak disangka, saya bilang begitu pecahlah tawa mereka. Ternyata saya bakat standup comedi hehe.

Acara selesai pukul 11.45 yang dimulai dari pukul 10.00, saya bagikan merchandise Mendeley, saya dapat nasi kotak lalu saya pulang. Eh, ada lagi ding... ternyata banyak ibu-ibu yang minta nomor HP saya.. buat janjian katanya. "Maaf ya bu, saya sudah menikah, jangan jodohkan dengan anak ibu".. wekkk.