Showing posts with label p2p service. Show all posts
Showing posts with label p2p service. Show all posts

Thursday, 9 September 2010

, , , , , , , , ,

JogjaLib.Net

JogjaLib.Net merupakan portal yang misi pertamanya menyatukan katalog perpustakaan, baik yang online maupun tidak online di internet. JLN dikhususkan pada para pengguna SLiMS (http://senayan.diknas.go.id) di Jogjakarta dan sekitarnya. Namun demikian para pengguna aplikasi selain SLiMS dapat pula bergabung, dengan mengkonversi data ke model SLiMS terbelih dahulu. Konversi dapat dilakukan sendiri dengan menggunakan manual yang disediakan tim SDC (dapat diunduh di http://senayan.diknas.go.id/download/docs) atau mengkonversi dengan kreativitasnya masing-masing. Selain itu juga dapat menggunakan jasa komunitas.

Saat ini sudah ada 18 perpustakaan yang berkeinginan untuk bergabung, sebagian besar telah menyetorkan data bibliografinya di JLN. Perpustakaan tersebut terdiri dari SMA, Perguruan Tinggi, LSM, SD, SMP, MAN, dll.

JLN digerakkan oleh komunitas SLiMS Jogjakarta, yang terdiri dari para pustakawan berbagai institusi, dan para mahasiswa ilmu perpustakaan.

Dengan JLN ini, maka para pengguna sistem informasi khususnya SLiMS dapat melakukan publikasi koleksi di internet secara terpadu, serta dapat melakukan P2P Service.

P2P service merupakan fasilitas yang dimiliki SLiMS untuk berbagi data bibliografi. Jika sebuah perpustakaan mempunyai koleksi baru, dimana koleksi itu telah ada dalam data biblio JLN, maka perpustakaan tersebut tidak perlu mengetik ulang deskripsi bibliografinya, cukup mengambil data bibliografi dari JLN.

URL JLN ada di http://jogjalib.net

[caption id="attachment_780" align="center" width="450" caption="JogjaLib.Net"]JogjaLib.Net[/caption]

Harapan kami, nantinya akan muncul katalog-katalog bersama yang berdiri berdasar disiplin ilmu tertentu (misal katalog bersama perpustakaan Geografi Se Indonesia) atau berdasar teritori (perpustakaan bersama se propinsi Papua) atau berdasar jenis perpustakaannya.

Terimakasih kepada pak Hendro Wicaksono dkk yang telah mengembangkan SLiMS, semoga dicacat sebagai amal jariah yang mengalir terus pahalanya.... Amin.
, , , , , ,

SLiMS dan IndoMARC

MARC merupakan kepanjangan dari Machine Readable Cataloging yang merupakan standar penulisan katalog elektronik, Standar metadata katalog perpustakaan ini dikembangkan pertama kali oleh Library of Congress, format LC MARC ternyata sangat besar manfaatnya bagi penyebaran data katalogisasi bahan pustaka ke berbagai perpustakaan di Amerika Serikat, konsep ini akhirnya diadopsi oleh berbagai Negara termasuk Indonesia yang menggunakan INDOMARC.

INDOMARC merupakan implementasi dari International Standard Organization (ISO) Format ISO 2719 untuk Indonesia, format IndoMARC ini terdiri dari 700 elemen bibliografi yang sangat lengkap. Kode MARC ini nantinya akan sangat berguna apabila terjadi proses saling bagi data elektronik antara satu perpustakaan dengan perpustakaan lainnya, biasanya dikenal dengan istilah Harvesting atau saling pungut. Sumber UPI


Dari penelusuran penulis, ada dua model INDOMARC, versi Dikti dan versi Perpustakaan Nasional. Kebetulan penulis berhasil menemukan Indomarc versi Dikti di sini.

Bagaimana field bibliografi SLiMS? Apakah dapat mengakomodasi tag yang ditentukan dalam IndoMarc. Kita lihat gambar IndoMarc berikut ini: (klik untuk ukuran besar)

[caption id="attachment_774" align="aligncenter" width="500" caption="IndoMarc versi Dikti"]IndoMarc versi Dikti[/caption]


Ketika membandingkan dengan deskripsi bibliografi di SLiMS, saya menemukan bahwa 98% yang ada dalam IndoMarc versi Dikti ini telah terakomodir di SLiMS. Ada dua tag yang tidak ada dalam SLiMS, yaitu Kode Operator dan Badan Pemilik. Meskipun demikian, Badan Pemilik dalam Indomarc dapat diwakili oleh Location di SLiMS, sementara Kode Operator dapat ditambahkan sendiri dengan menggunakan fitur Custom Bibliographic Record.

Untuk pertukaran data, perbedaan ada pada penamaan tengara. Misalnya di MARC pengarang diwakili oleh 100, maka di SLiMS xml untuk pertukaran data menggunakan MODS.