Sunday, 21 September 2014

, ,

Mengenal Pembicara Commeet2014 dan karyanya: Heru Subekti

heru dan karyanya
Heru Subekti, biasa dipanggil dengan Mas Heru. Orangnya pendiam, tak banyak bicara. Namun inovasinya luar biasa.
Dia berasal dari Trenggalek, daerah yang ada di bilangan Jawa Timur.
Mungkin beliau mewarisi semangat perjuangan Menak Sopal, yang merupakan bupati Trenggalek pada masa dahulu yang dianggap berjasa pada kaum petani. Heru, juga gigih sebagaimana Menak Sopal. Karya Heru terkait SLiMs banyak berseliweran di komunitas.
Tampak gambar disamping adalah visitor counter untuk semua produk slims yang berhubungan dengan hardware doorlock. Selain itu, Heru juga masih menyimpan karya SMS Gatewaynya.
Mari, kita bertemu dengannya dan kita nikmati karyanya terkait SLiMS pada SLiMSCommeet2014.

Klik pendaftaran  SLiMSCommeet2014 @semarang.
, , ,

Mengenal Pembicara Commeet2014 dan karyanya: Muhammad Hamim

Hamim dan Inovasinya
Muhammad Hamim, beliau adalah pengelola perpustakaan STAIN Kediri. Gambar di samping adalah tangkapan layar postingan beliau di grup SLiMS. Jika ditelisik, maka kita dapat mengetahui beberapa inovasi beliau terkait perpustakaan, khususnya berkaitan dengan SLiMS.

Mas Hamim, begitu panggilan akrabnya menerapkan SliMS3-stable 15 atau sering disebut dengan Matoa. SLiMS ini diintegrasikan dengan lockdoor entry gate.

Hamim, mengembangkan SliMS desktop dan model layanan peminjaman mandiri. Tentunya kompatibel dengan semua versi SLiMS. Menarik bukan? Sistem keamanan berbasis RFID juga tak ketinggalan.

Kemampuan beliau terkait IT, baik soft maupun hardware mengantarkan pada berbagai inovasi. Dan
slims desktop mandiri
tentunya beliau tak keberatan berbagi ide dengan siapapun juga. Bagaimana dia mendapat ide? bagaimana dia mengembangkan? siapa saja yang diajak bekerjasama? berapa biayanya? dan siapa tahu anda bisa mencontek dan menerapkan di perpusakaan anda?

Jangan ketinggalan, silakan bergabung di SLiMSCommeet2014 untuk bisa berdiskusi tentang berbagai karyanya.

Klik SLiMSCommeet2014.

Thursday, 18 September 2014

Etika Pegiat SLiMS Indonesia

Berikut Etika Pegiat SliMS Indonesia
  1. Pegiat SliMS, merupakan bagian dari komunitas perpustakaan secara luas.
  2. Pegiat SLiMS  harus berusaha berkontribusi pada pengembangan perpustakaan, khususnya implementasi TI baik secara probono (dalam bentuk belajar bersama pada komunitas, dan lain-lain) maupun profesional.
  3. Pegiat SLiMS  tidak boleh mendeskriditkan atau menjelek-jelekkan produk sistem informasi lain jenis/lisensi apapun.
  4. Pegiat SLiMS, dalam mengupas kekurangan dan kelebihan Sistem Informasi Perpustakaan harus dalam koridor diskusi ilmiah, bukan sekedar fanatisme semata.
  5. Pegiat SliMS, harus berusaha untuk belajar mandiri dan berbagi ilmu pengetahuan untuk komunitas yang lebih luas.
  6. Pegiat SLiMS, harus berusaha memberi solusi bukan sekedar basa-basi.
,

SLiMS: Daftar online dengan verifikasi

Kreatifitas Komunitas SLiMS semakin menjadi. Kali ini kreatifitas yang dikerjakan oleh Heru Subekti (salah satu pembicara dalam commeet2014). Heru mengembangkan pendaftaran online dengan verifikasi. SIlakan lihat di http://kidungwengi.id1945.com/index.php?p=reg_member.
Tangkapan layarnya sebagai berikut:
form pendaftaran

email aktivasi






Monggo diuprek-uprek

Monday, 1 September 2014

,

Tips mengonlinekan data fulltext di SLiMS

  1. File pdf anda silakan di convert ke .swf. Misalnya menggunakan klik
  2. Ubah arah unggah file, yang sebelumnya ke repository, ubah ke lokasi di luar public_html atau diluar htdocs. Caranya dengan mengedit konfigurasi sysconfig.inc.php (gambar 1)

    • define('REPO_BASE_DIR', SENAYAN_BASE_DIR.REPO_DIR.DIRECTORY_SEPARATOR);
      ubah menjadi, misalnya
      define('REPO_BASE_DIR', '/home/tamu/');
    • Semoga dengan cara ini, file akan lebih aman
  3. Naikkan kapasitas unggah dokumen melalui editing pada php.ini
  4. Unggah file .swf hasil konversi, sebelumnya cek bahwa file swf diijinkan diunggah (konfigurasi ada dalam sysconfig (gambar 2)
  5. Maka ketika dilihat user, hasilnya adalah tampilan file .swf (bukan hasil konversi pdf)
  6. Akan lebih aman jika akses dibatasi menggunakan login
alamat penyimpanan

penambahan .swf

tampilan swf viewer
,

SLiMS dibangun agar anda BODOH


SLiMS itu lahir dari perjuangan. Kata mas Arif Syamsudin, SLiMS adalah BSR atau bagian dari Barisan Software Rakyat. Kata saya, SLiMS itu library system for library freedom. Kata mas Arie, SLiMS itu library automation with style. Pak Hendro Wicaksono mengatakan, jika diringkas SLiMS itu mengembalikan hak rakyat untuk rakyat, karena pada awalnya SLiMS dibangun dengan uang RAKYAT.
Saya masuk di pengembang SLiMS belakangan, namun saya melihat ada semangat yang tinggi ketika SLiMS dibangun dengan berbasis php dan MySql. Dua hal populer di dunia opensource, banyak dikuasai, mudah dipahami dan dapat diperoleh secara mudah.
SLiMS dibangun agar anda BODOH, BODOH JIKA beralasan bahwa software perpustakaan itu MAHAL
SLiMS dibangun agar anda BODOH, BODOH JIKA beralasan bahwa software perpustakaan itu sulit
SLiMS dibangun agar anda BODOH, merasa BODOH karena banyak orang yang tidak seberuntung anda, namun bisa melakukan berrbagai hal dengan SLiMS
SLiMS dibangun agar anda BODOH, merasa BODOH karena kode sumber SLiMS itu TERBUKA, mengapa tidak mencoba?
SLiMS dibangun agar anda BODOH, merasa BODOH agar kita semua selalu berusaha belajar.
SLiMS bukanlah satu-satunya, namun SLiMS ingin turut mewarnai perkembangan perpustakaan dan perkembangan kemampuan para pustakawannya...

MARI KITA BERJUMPA DI ACARA SLIMSCOMMEET2014 @SEMARANG http://slimscommeet.web.id

Sunday, 31 August 2014

,

Jargon terkait perpustakaan yang pernah saya buat

  1. Perpustakaan Teknik Geologi UGM: there is no library like this
    •  Jargon ini dilatarbelakangi oleh perasaan bahwa perpustakaan teknik geologi ugm itu unik, dan tak ada perpustakaan (bidang geologi) yang seunik ini.
  2. Perpustakaan FT UGM: brings you to the learning community
    • Jargon ini  untuk menegaskan perpustakaan sebagai tempat berkomunitas dan berbagi ide
  3. Komunitas SliMS Jogjakarta: togetherness, openness and sharing
    • Jargon ini  untuk meneguhkan kebersamaan, keterbukaan dan semangat berbagi anggota komunitasnya
  4. Perpustakaan AKMIL Magelang: meneguhkan intelektual taruna
    • Jargon ini menegaskan bahwa perpustakaan dapat menjadi tempat yang meneguhkan kemampuan intelektual taruna. Jargon ini muncul dengan tiba-tiba saja, ketika dimintai bantuan untuk membuat leaflet perpustakaan. Ketika saya tulis jargon tersebut, ternyata diterima untuk diteruskan untuk dicetak dalam lealfet dan xbanner.
  5. SLiMS: library system for library freedom
    • SLiMS merupakan sebuah aplikasi sistem informasi yang diharapkan menjadikan kemerdekaan bagi perpustakaan dan pustakawannya dalam mengelola perpustakaan. Sesungguhnya jargon ini   bukan jargon resmi SLiMS. Jargon SLiMS yang paling lama adalah library automation with style.

Sunday, 24 August 2014

,

SDC jalan-jalan ke Gunungkidul

Sabtu, (23/8/14), teman-teman SDC berkesampatan jalan-jalan di Gunungkidul. Wardiyono, Hendro Wicaksono+istri, Eddy Subratha, Heri Abiburachman, dan saya. Perjalanan dimulai dari tempat bermalam yang ada dibilangan Berbah Sleman. Rencana tujuan adalah Goa Pindul, Rumah saya (Nglipar Kidul) dan Puncak Nglanggeran.
Karena terbatasnya waktu, akhirnya kami hanya mengunjungi Goa Pindul + rumah saya. Di Pindul kami melakukan susur goa dengan duduk di atas ban besar. Sementara sesampainya di rumah saya, kami menyempatkan minum "bir jawa" alias "degan" alias kelapa muda gading. Sayangnya tak bisa menikmati degan kepala hijau, karena keterbatasn kemampuan memanjat :)
Keterbatasan waktu juga mengharuskan acara ke puncak Nglanggeran harus ditunda.

Friday, 22 August 2014

,

Gallery Web di UGM tempoe doeloe

Di bawah ini beberapa tampilan web lama di lingkungan UGM. Maaf belum sempat menulis tanggal capture. Gambar diambil dari http://web.archive.org
web perpustakaan FT UGM ketika dibuat pertama kali

web FT UGM pertama

web PPTIK (Sekarang PSDI)

web UGM tahun 1998

web ugm

web ugm

web perpus UGM
web UGM

Wednesday, 30 July 2014

, ,

Mendeley @perpusftugm

Perpustakaan FT UGM merupakan perpustakaan tingkat fakultas di FT UGM. Selain Perpustakaan ini, pada tiap jurusan terdapat perpustakaan atau ruang baca jurusan.
Fakultas Teknik UGM sendiri merupakan fakultas terbesar di UGM, dengan jumlah jurusan dan mahasiswa yang paling banyak. Tiap jurusan memiliki kerumahtanggaan sendiri, secara fisik berjarak dengan jurusan lain yang total menempati kawasan di utara RS Sardjito. Fakultas Teknik UGM memiliki mahasiswa dari jenjang S1, S2 dan S3 baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Riset dan hal semacamnya menjadi hal yang biasa dilakukan oleh civitas FT UGM. Perpustakaan FT UGM menjadi unsur penunjang dalam kegiatan riset ini.

Mendeley, sebagai sebuah alat manajemen data riset menjadi salah satu layanan di Perpustakaan FT UGM sejak 2013 dalam bentuk workshop/pelatihan atau pendampingan penggunaan Mendeley. Dalam menjalankan layanan ini, tentunya perpustakaan memiliki strategi.

Pengenalan Mendeley
Sebagai langkah awal, mempelajari Mendeley menjadi hal yang wajib dilakukan oleh staf perpustakaan FT UGM. Sebagai pembuka, salah satu staf harus serius mempelajari kemudian mengajarkan pada staf lainnya baik staf di perpustakaan fakultas maupun jurusan/pasca.
Hal yang dikenalkan pada staf adalah fitur standard Mendeley: pemasangan, pengambilan data, mendeley importer, manajemen data, membuat daftar pustaka.
Staf yang berada di jurusan inilah yang kemudian mengenalkan kepada mahasiswa, dan jika mengalami kesulitan dapat menyampaikan kepada pustakawan di fakultas.

Sosialisasi Mendeley
Sosialisasi dilakukan melalui promosi pelatihan kepada mahasiswa. Poster, booklet untuk mahasiswa baru, lisan, pendekatan pada dosen dan lainnya dilakukan untuk menarik mahasiswa mempelajari mendeley. Mahasiswa yang tertarik dapat secara mandiri menggunakan Mendeley atau mengikuti pelatihan yang diselenggarakan perpustakaan. Perpustakaan menyediakan makanan kecil sebagai penarik peserta.
Telah ada lebih dari 50-an kelas dibuka untuk mahasiswa sejak 2013-2014. Serta 1 kelas (128 peserta) dari mahasiswa mata kuliah Metopen hasil kerjasama dengan dosen pengampu mata kuliah tersebut.

Kerjasama
Kerjasama juga dilakukan untuk pengembangan kegiatan ini. Kerjasama dengan mahasiswa yang telah mahir dalam penggunaan Mendeley atau yang telah mendapat sertifikasi sebagai Mendeley Advisor, kerjasama dengan Mendeley juga kami lakukan. 

Pengembangan skill
Pengembangan kemampuan penggunaan Mendeley baik secara teknik maupul konseptual selalu dilakukan. Mempelajari fitur baru, mengikuti diskusi di grup serta mengikuti berbagai webinar tentang Mendeley. Dengan demikian diharapkan pengetahuan berbagai hal baru tentang mendeley atau perkembangan pada dunia kepustakawanan terus berkembang.