Thursday, 13 March 2014

Filosofi Sederhana Angkringan

Anda tahu Angkringan?

angkringan jalan solo
Angkringan merupakan warung portable (bisa dipindah-pindah), yang menjajakan nasi bungkus, aneka lauk goreng, minuman, dan biasanya juga jualan rokok.

Angkringan kerap ditemui di pinggir jalan, dengan pembeli yang berasal dari berbagai kalangan. Di Jogjakarta, pembeli yang kerap nongkrong di angkringan adalah tukang becak, mahasiswa, pegawai, sopir, kernet, siswa sekolah. Di angkringan ini, pembeli seolah tak ada sekatnya. Mereka membuka pembicaraan tentang berbagai hal.

Angkringan itu egaliter. Semua orang tak canggung duduk makan di angkringan. Artis, tukang becak, PNS, cleaning service, mahasiswa, anak SMP. Semua bisa menyatu di angkringan.

Angkringan itu terbuka. Makanan yang disajikan, dengan mudah diambil oleh pembeli. Makan dulu, bayar belakang. Kejujuran dan keterbukaan menjadi ruh dari angkringan

Angkringan itu ramah. Ketika duduk di angkringan, ngobrol dengan sesama pembeli atau dengan penjualnya adalah hal yang lumrah. Obrolan ringan tentang lauk sarapan pagi, sampai obrolan berat tentang politik bisa dilakukan. Obrolan berat yang dilakukan di angkringan terasa ringan dan penuh canda.

Sekilas pak Yopi yang saya kenal

pak Yopi pada SLiMS Commeet2013 @Bogor
Membaca catatan mas Iwan Bandaro di sini saya semakin yakin bahwa Pak Yopi memang orang yang banyak teman, pandai bergaul dan pandai menempatkan diri.

Sebagai seorang pustakawan, saya mengenal pak Yopi pertama kali di Jogja ketika acara SLiMS Commeet2012. Waktu itu, seorang kawan (Sefri Doni) menghubungi saya, meminta 1 kursi lagi untuk peserta acara meetup. Dan saya menduga kursi itu untuk Pak Yopi.

Kesan pertama, saya menduga pak Yopi adalah dosen jurusan Ilmu Perpustakaan. Ide-ide dan tanggapannya ketika seminar yang menjadi rangkaian acara Meetup2012 mengantarkan saya pada dugaan itu.
Namun saya salah, beliau adalah Kajur Ilmu Hubungan Internasional.
Pertemuan kedua adalah di acara SLiMS COmmeet 2013 Bogor. Kaget ketika melihat beliau ada di antara peserta.
Ketika presentasi dari SLiMS Thailand usai, beliau mengacungkan jari untuk bertanya. Di akhir acara, sebelum pulang beliau mengatakan, "SLiMS harus dibawa ke Asia Tenggara atau Asia".
Tidak menyangka, harapan bertemu beliau di Commeet2014 Semarang pupus sudah.
Selamat jalan pak Yopi... semoga Allah menerima amal ibadahmu. Terimakasih atas semuanya...

Thursday, 6 March 2014

SLiMS Commeet2014

Setelah sukses menggelar Commeet pada tahun 2012 dan 2013, maka SLiMS Indonesia akan kembali menggelar Community Meetup (Commeet) pada tahun 2014 ini.

Disepakati Commeet 2014 akan diselenggarakan di Semarang pada kurun waktu antaraa Oktober-November 2014. Rekan-rekan pegiat SLiMS Semarang telah membentuk kepanitiaan dan mulai mempersiapkan diri.

Tema dan pengisi acara ini masih dalam pembicaraan. Hampir sama dengan acara sebelumnya, Commeet tahun ini juga menjadi wahana mengumpulkan berbagai pegiat SLiMS di Indonesia, seminar dan mengetahui perkembangan baru tentang SLiMS.

Persiapkan diri, persiapkan kreasi SLiMS kita, dan kita berbagi di Commeet2014
Follow: @slims_official || slims.web.id || slimscommeet.web.id
desain by Ido Alit

Monday, 3 March 2014

Makanan khas yang mulai sulit didapatkan

Sambel:
  1. Sambel cokak. Merupakan sambel yang berbahas cabe hijau, bawang merah, garam + cokak. Semua digoreng dulu lalu dicampur atau diuleg di lemper (cobek)
  2. Sambel prencok. Bahan dasarnya cabe hijau, kedelai goreng dan parutan kelapa yang dibakar
  3. Sambel crepeng. Bahan dasarnya cabai, garam, bawang putih dan crepeng bakar. Crepeng merupakan hewan terbang yang biasanya hidup di pohon kesambi
  4. Sambel yuyu. Mirip dengan sambel crepeng, namun crepeng diganti dengan yuyu (kepiting sungai)
  5. Sambel cabuk. Khas cabuk berasal dari wijen dan kemangi. 
Sayur:
  1. Sayur gude
  2. Sayur gadog

Sunday, 2 March 2014

Tabiat dasar politik

Sebagai warga negara, selama mencerap informasi politik, partai politik, politisi maka saya menyimpulkan beberapa hal:

  1. Jangan percaya partai politik, sampai terlihat bukti bahwa dia dapat dipercaya
  2. Simpatisan cenderung menyerang politikus/simpatisan partai lain jika simpatisan partai lain tersebut melakukan kesalahan, namun diam ketika simpatisan/politikusnya melakukan kesalahan
  3. Kesalehan/kebaikan seorang politikus akan diklaim oleh partai (melalui orang dalam stuktur kepemiminan atau oleh rekan politikus/simpatisan lain) sebagai keberhasilan kaderisasi atau nilai positif partai, namun ketika politikus/simpatisan tersebut melakukan kesalahan/kejahatan maka partai akan mengatakan itu urusan pribadi yang bersangkutan
  4. Kepentingan mendahului prinsip. Artinya, apa kepentingan yang dicari, baru kemudian mencari-cari dasar dari prinsip yang dianut. Yang terjadi adalah otak-atik-gathuk
  5. Klenik, ini dapat terlihat dari penafsiran angka/nomor urut partai yang bersangkutan. Angka terseubut dihubungkan dengan berbagai hal yang mendukung partainya.
  6. Naluri simpatisan untuk membela lebih tinggi dari pada untuk mengritik.





Saturday, 1 March 2014

JLN @GMLF UGM 2014

Tanggal 24 Februari s.d. 1 Maret Komunitas SLiMS Jogja ikut pameran di acara GMLF UGM 2014. Pada pameran ini, komunitas menyuguhkan informasi tentang SliMS dengan jasa instalasi SLiMS, konsultasi perpustakaan pribadi dan juga konsultasi penggunaan SLiMS.

Rektor UGM, Prof. Pratikno dalam acara mengellingi stand peserta juga mampir di stand SLiMS.
Rektor UGM, Prof. Pratikno
Kunjungan Rektor UGM ke Stand SLiMS,..
Beliau sangat mengapresiasi pengembangan SLiMS dan kontribusi dari komunitasnya, terkhususkan pada esensi katalog induk yang dibangun oleh komunitas SLiMS Yogyakarta (jogjalib.net) yang mampu mewadahi proses transfer informasi dari berbagai perpustakaan yang ada di Yogyakarta pada umumnya.
(Muklis)
 

Wagiman Wijadtono di stand slims
Kunjungan Bapak Mc Wagiman Wijadtono (ke stand SLiMS), darii Pundong Bantul Pemerhati perpustakaan dan Budayawan, meski baru mengenal SLiMS, namun beliau sangat merespon positif dg diciptakanx perangkat lunak perpustakaan yang mampu memberikan warna baru di dunia perpustakaan, serta yang membuat beliau kagum karena SLiMS adalah buatan anak Indonesia.
*Pesan beliau "anak muda memang saatnya harus kreatif".
(Muklis)



Hazman Aziz dari Singapura
Kunjungan dari Hazman Aziz (@hazmanlabs) (perwakilan Mendeley Asia Pasific) ke Stand SLiMS Jogja. Menyempatkan diri foto bersama Ketua GMLF 2014 (Mr. Arif Surachman) dkk.
Hazman menulis dalam blognya: "We spoke about Mendeley, Zotero and also SLiMS. I will opening user based in Singapore"

Selain kunjugan di atas, ada juga kunjungan mahasiswa MIP UGM, SLiMS Semarang dan pada hari terakhir workshop digelar Workshop SLiMS.
bersambung ...






Memasang kotak pencarian SLiMS dan Summon di Web kita

SLiMS merupakan aplikasi otomasi perpustakaan, pasti di dalamnya ada fasilitas pencarian. Summon merupakan tool pencarian satu pintu untuk berbagai database yang dimiliki perpustakaan.
Nah, bagaimana agar kotak pencarian satu pintu dari masing-masing dapat kita tampilkan di blog/web kita?

Alamat url opac SLiMS, misalnya http://kit.ft.ugm.ac.id/ucs dan Summon ada di http://ugm.summon.serialssolutions.com/.

Berdasar dokumentasi di http://gvsulib.com/labs/custom_summon/ maka untuk katalog SLiMS adalah sebagai berikut:
<!-- Start of Custom Summon Search code --> <form action="http://kit.ft.ugm.ac.id/ucs/index.php?" method="GET" target="_blank">
<input name="keywords" type="text" />
<input name="search" type="hidden" value="Search" />
<input type="submit" value="Search" />
</form>
<!-- End of Custom Summon Search code -->

Untuk Summon:
<!-- Start of Custom Summon Search code -->
<form action="http://ugm.summon.serialssolutions.com/search" method="GET" target="_blank">
<input name="s.q" type="text" />
<input name="s.fvf[]" type="hidden" value="IsFullText,true" />
<input name="spellcheck" type="hidden" value="true" />
<input name="keep_r" type="hidden" value="true" />
<input type="submit" value="Search" />
</form>
<!-- End of Custom Summon Search code -->

dan tampilan di blog/web akan seperti ini:

Wednesday, 12 February 2014

Mendaftarkan Web ke Zotero

Zotero merupakan aplikasi untuk mengelola data riset, data online dan membantu dalam menyusun daftar pustaka.
Agar website/katalog perpustakaan/katalog penerbit dan semacamnya dapat ditangkap metadatanya oleh Zotero, kita harus mendaftarkannya.

Silakan masuk ke forum.zotero.org dan berkomunikasilah dengan Mr. Adam Smith.
Seperti yang saya lakukan terhadap katalog Perpustakaan FT UGM yang dibangun dengan SLiMS.

https://forums.zotero.org/discussion/30565/catalog-library-slims-metadata-mods-xml-shcema/

Demikian, semoga membantu

Sunday, 9 February 2014

Koleksi kuno di Perpustakaan UGM

Perpustakaan UGM memiliki gedung baru. Gedung megah dengan desain yang
modern. Di balik gedung yang megah ini, perpustakaan UGM masih menyimpan berbagai koleksi kuno nan langka yang kono kabarnya merupakan hibah dari perpustakaan Yayasan Hatta. Perpustakaan Yayasan Hatta sebelumnya terletak di utara Mandala Bhakti Wanitatama, sekitar 300 meter dari kampus UIN Sunan Kalijaga.

Koleksi dari Yayasan Hatta ini ditempatkan di lantau 3 gedung L6 Perpustakaan UGM. Memasuki ruang ini, aura kuno sangat terasa. Bagaikan masuk di perpustakaan klasik yang belum tersentuh teknologi jaman komputer. Koleksi buku mendominasi ruangan ini. Koleksi buku kuno tersebut telah mulai dipindai menjadi bentuk digital.  

Ada 2 orang yang saat ini menjadi penjaga gawang peradaban yang tersimpan  ruang ini, sebut saja Mas Nugroho dan Mas Maryono. Dua orang yang enerjik ini, ketika saya datang selalu sigap menyapa dan manjawab pertanyaan. Kang Nugroho bahkan sempat menunjukkan berbagai buku temuannya. Buku ini beliau temukan ketika merapikan ribuan buku sesuai dengan subyeknya. Mulai buku asli Karl Mark, buku tentang Borobudur, buku kajian tentang berbagai negara dan lainnya. "Merapihkan buku kuno sambil melihat sampul judulnya itu sangat menyenangkan, apalagi jika menemukan buku yang pernah kita dengar sebelumnya namun belum pernah tahu. Atau ketika menemukan buku yang ditulis oleh tokoh terkenal yang sudah meninggal".  Jika Bung Hatta dulu memiliki dan melahap berbagai buku seperti ini, tentunya kita sekarang juga harus mengikutinya.

Tulisan Prof. Djoko Luknanto berikut ini bisa anda ikuti untuk mendapatkan gambaran lebih dalam tentang koleksi langka di Perpustakaan UGM: http://luk.staff.ugm.ac.id/pustaka/


Perpustakaan UGM: integrasi yang semakin menampakkan hasilnya

Integrasi, kabarnya ini menjadi cita-cita Perpustakaan UGM sejak lama. Tak dapat dipungkiri bahwa di UGM terdapat banyak perpustakaan, baik pada level fakultas, pusat studi, jurusan, pasca sarjana serta 1 (satu) di tingkat pusat.

Pada dasarnya, saya sepakat bahwa semuanya adalah Perpustakaan UGM. Dua tahun terakhir, ketika dipindah ke Perpustakaan Fakultas Teknik saya bisa dapat melihat semakin banyak perubahan pada Perpustakaan UGM.

SIPUS, sebagai sebuah sistem informasi perpustakaan yang dikembangkan UGM mulai menampakkan hasil terkait integrasi. Saat saya menulis tulisan ini, telah ada 4 perpustakaan yang menggunakan satu sistem untuk semua. Bukan, 4 perpustakaan menggunakan sistem yang sama, namun memang benar-benar ada satu sistem yang dipasang kemudian digunakan oleh 4 perpustakaan tersebut sebagai role model.

Sistem tersebut, tetap diberi nama SIPUS telah mampu menjadi sistem multi unit dengan multi user. Katalog real time empat perpsutakaan tersebut dapat dilihat di http://sipus.simaster.ugm.ac.id/digilib/. Melanjutkan pengembangan SIPUS, juga dilakukan standardisasi metadata SIPUS. Artinya, selain integrasi sistem, perpustakaan juga telah memperhatikan berbagai aspek integrasi yang lain.

Selain terkait SIPUS, koordinasi rutin terkait pengadaan koleksi, kerjasama kegiatan, dan lainnya juga dilakukan. Kegiatan yang muncul dari proker perpustakaan Pusat dapat dijalankan oleh perpustakaan tingkat di bawahnya. Hal ini tentunya akan menumbuhkan kebersamaan yang semakin kuat.