Thursday, 12 February 2009

, ,

Workshop Nasional SENAYAN Library Software

Workshop Nasional Implementasi Otomatisasi Perpustakaan berbasis
SENAYAN Library Software

Hotel Sofyan Cikini, Jakarta 5 - 8 Maret 2009

******************************************************
Brosur lengkap dapat didownload di:
http://senayan.homelinux.net/workshop2009/
******************************************************

OVERVIEW
******************************************************
Pengelolaan Perpustakaan yang dinamis dan bisa beradaptasi dengan
kebutuhan pemakainya, merupakan salah satu aspek penting dalam
manajemen Perpustakaan. Karena itu commitment for improvement dari
pengelola perpustakaan harus terus dipelihara agar semangat memberikan
layanan yang terbaik bisa terus terjaga. Salah satu cara untuk
meningkatkan kualitas layanan adalah dengan memanfaatkan aplikasi
otomatisasi perpustakaan yang tepat dan handal.

Otomatisasi sistem perpustakaan adalah implementasi teknologi
informasi pada pekerjaan administratif di perpustakaan. Seperti proses
pengadaan, pengatalogan, sirkulasi, dan inventarisasi. Dengan sistem
otomatisasi perpustakaan yang handal, kualitas dan ketersediaan
layanan dapat terukur. Pada akhirnya semua itu bisa meningkatkan
kepuasan pengguna perpustakaan.

SENAYAN adalah Open Source Software (OSS) berbasis web untuk memenuhi
kebutuhan otomatisasi perpustakaan (library automation) skala kecil
hingga skala besar, dalam jaringan stand-alone, intranet maupun
Internet. Keunggulan SENAYAN lainnya adalah multi-platform, yang
artinya bisa berjalan secara natif hampir di semua Sistem Operasi yang
bisa menjalankan bahasa pemrograman PHP (http://www.php.net) dan RDBMS
MySQL (http://www.mysql.com). SENAYAN sendiri dikembangkan di atas
platform GNU/Linux dan berjalan dengan baik di atas platform lainnya
seperti Unix *BSD dan Windows.

Untuk mengakomodasi permintaan pelatihan seputar penggunaan software
SENAYAN, SENAYAN Developer Community sebagai pengembang resmi software
SENAYAN, mengadakan: "Workshop Nasional Implementasi Otomatisasi
Perpustakaan berbasis SENAYAN Library Software". Tujuan workshop adalah:

1. Peserta memahami konsep otomatisasi perpustakaan
2. Peserta memahami model implementasi otomatisasi perpustakaan
3. Peserta memahami strategi, peluang dan tantangan dalam melakukan
otomatisasi perpustakaan
4. Peserta menguasai penggunaan software otomatisasi perpustakaan SENAYAN
5. Peserta memiliki software otomatisasi perpustakaan yang bebas untuk
digunakan, dipelajari, dimodifikasi dan disebarluaskan secara legal

MATERI WORKSHOP
******************************************************
1. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi pada perpustakaan:
pengalaman di Perpustakaan Nasional RI.
2. Pengalaman implementasi sistem otomatisasi perpustakaan menggunakan
SENAYAN di Perpustakaan Depdiknas RI.
3. Praktek instalasi software SENAYAN.
4. Praktek manajemen koleksi (pengatalogan, data bibliografi & item,
ekspor import data koleksi, cetak label dan barcode, dll).
5. Praktek manajemen keanggotaan (data anggota, manajemen tipe
anggota, ekspor impor data keanggotaan, dll).
6. Praktek manajemen sirkulasi koleksi (peminjaman, pengembalian,
denda, reservasi, aturan peminjaman, dll).
7. Praktek pembuatan statistik / laporan.
8. Praktek administrasi sistem (manajemen staf, hari libur, backup, dll).
9. Klinik modifikasi tampilan/template.
10. Klinik konversi data dari database lain ke SENAYAN.
11. Klinik inventarisasi koleksi (stocktake).

INSTRUKTUR
******************************************************
1. Joko Santoso (Kepala Subbidang Otomatisasi Perpustakaan,
Perpustakaan Nasional RI)
2. Hanjar Basuki (Kepala Subbidang Perpustakaan, Perpustakaan
Depdiknas RI)
3. Tim Senayan Developer Community (Hendro Wicaksono, Arie Nugraha,
Wardiyono, Purwoko, dll http://senayan.diknas.go.id/web/?q=developers).

WAKTU DAN TEMPAT
******************************************************
Tanggal: 5 - 8 Maret 2009
Tempat: Hotel Sofyan Cikini, Jl. Cikini Raya no.79
Jakarta 10330, Indonesia
(021) 3140695 - http://www.sofyanhotel.com

INVESTASI DAN FASILITAS WORKSHOP
******************************************************
Paket A
Rp 3.900.000,- / peserta
Menginap di Sofyan Hotel Cikini (1 kamar / 2 orang) selama 3 malam,
konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali
sehari, sertifikat, kaos SENAYAN, workshop kit, CD software SENAYAN,
tas seminar, foto bersama.

Paket B
Rp 3.500.000,- / peserta
Tanpa menginap di hotel, konsumsi (makan siang dan makan malam),
Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, kaos SENAYAN, workshop kit, CD
software SENAYAN, tas seminar, foto bersama.

Paket C
Rp 5.000.000,- / peserta
Meliputi Paket A yang ditambah dengan bantuan konversi data dari data
ISIS (WinISIS / CDS/ISIS / SIPISIS / Simpus) atau Athenaeum ke dalam
SENAYAN (data bibliografi dan keanggotaan). Untuk keterangan lebih
lanjut tentang paket C harap hubungi panitia.

TRANSFER BIAYA INVESTASI
******************************************************
BCA cab. GKBI No. Rek. 0061195547. a.n. Wardiyono.
Atau ke
Bank Mandiri cab. Juanda, Bogor No. Rek. 1330001297001. a.n. Arif
Syamsudin Budi Wahyudi.

Konfirmasi pendaftaran paling lambat 26 Februari 2009, melalui Telp:
021-95094529 (Sulfan), 081510809944 (Arif). Email:
workshopsenayan@yahoo.com / workshopsenayan@gmail.com

FORMULIR PENDAFTARAN
******************************************************
Kami mendaftarkan diri sebagai peserta "Workshop Nasional Implementasi
Otomatisasi Perpustakaan Berbasis SENAYAN Library Software"

Nama:

Jabatan:

Instansi:

Alamat Kantor:

Telepon:

E-mail:

Paket yang Dipilih:

INFORMASI DAN REGISTRASI
******************************************************
SENAYAN Developer Community
Komplek Tanjung Barat Indah blok O/6, Tanjung Barat
Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12530
Telp: 021-95094529 (Sulfan), 081510809944 (Arif)
Email: workshopsenayan@yahoo.com, workshopsenayan@gmail.com

******************************************************
Brosur lengkap dapat didownload di:
http://senayan.homelinux.net/workshop2009/
******************************************************

Thursday, 8 January 2009

,

Tips Senayan

Terimakasih untuk Mas Hendro, Mas Yono, Mas Arie, Mas Ridho dan Mas Sulfan untuk semuanya selama SDD #2.....juga Bli Arief Syamsudin....

1. Menambah Item di OPAC
Pada default senayan, item yang muncul di OPAC (bukan di detail) adalah gambar, judul, dan pengarang. Terkadang kita ingin langsung mengetahui item yang lainnya tanpa harus mengklik Detail. Misal ingin mengetahui Call Number. Oleh karena itu kita mesti harus menyertakan Call Number pada daftar di OPAC ini.

Caranya sebagai berikut:
Buka file biblio_list.inc.php yang ada di /lib/biblio_list.inc.php

pada baris (sekitar) 178. Anda akan menemukan:


b.biblio_id,
b.title, b.image
FROM biblio AS b
$_add_sql_str
ORDER BY b.last_update DESC LIMIT $_offset, ".$this->num2show;?>


Tambahkan call number sehingga menjadi:


$_sql_str = "SELECT DISTINCT SQL_CALC_FOUND_ROWS
b.biblio_id, b.call_number,
b.title, b.image
FROM biblio AS b
$_add_sql_str
ORDER BY b.last_update DESC LIMIT $_offset, ".$this->num2show;




call_number merupakan nama field pada tabel biblio pada database Senayan.

Langkah berikutnya:
pada baris 216, tambahkan baris sebagai berikut:

$_biblio_d['call_number'] = 'Call Number: '.$_biblio_d['call_number'];



Terakhir adalah menampilkan Call Number. hal ini dapat dilakukan dengan mengedit dan menambahkan variabel call_number pada baris ke 241:


$_buffer .= '
'.$_biblio_d['title'].'
'.$_biblio_d['call_number'] . ".-- " . $_biblio_d['id_temp'];




selesai.


2. Menambah Item pada isian data bibliografi
Pertama: Buat field baru di tabel biblio. Misal Field Tambahan dengan nama field_tambah dengan tipe varchar

Kedua: buka file index.php di /admin/module/bibliografi/index.php
cari tulisan // edit mode messagge, kemudian diatasnya tambahkan kode sebagai berikut:



$form->addTextField('text', 'field_tambah', 'Field tambahan', $rec_d['field_tambah'], 'style="width: 40%;"');




Ketiga: cari baris // create sql op object
diatasnya tambahkan baris sebagai berikut:



$data['file_tambah'] = trim($dbs->escape_string(strip_tags($_POST['file_tambah'])));




Untuk menampilkan dalam detail OPAC, dapat dilakukan dengan mengedit file detail_index_template.html detail_template.php pada template OPAC anda, kemudian menambahkan variabel field_tambah pada daftar yang ada.


3. Menambah jumlah tahun aktif.
Pada Stable5 dan 6, jika kita melihat pada menu tambah anggota dan tambah hari libur, tahun aktif adalah tahun sekarang+1. Jadi jika sekarang 2009, maka kita hanya dapat mengeset keanggotaan sampai pada 2010, dan hari libur sampai dengan 2010.

Padahal, misal di SMU, keanggotaan dapat berlaku sampai dengan 3 tahun. Nah untuk mengubahkan silakan buka file simbio_form_element.inc.php yang ada pada \simbio2\simbio_GUI\form_maker.

cari baris sebagai berikut:

$_curr_year = $_curr_year+1;




Nah, ubahlah angka 1 dengan tahun aktif yang anda inginkan. Misl 10, maka tahun aktif yang ada adalah (jika sekarang 2009) sampai dengan 2019.

selamat mencoba.

semoga bermanfaat.

Saturday, 27 December 2008

, , ,

LyX Untuk Dokumentasi Senayan

Tanggal 25-27 Desember 2008 ini diadakan Senayan Developers Day #2. Sebagaimana sebelumnya, SDD kali ini juga di adakan di Perpustakaan Pendidikan Nasional Jakarta. Ada beberapa target dalam SDD kali ini,


  1. Dokumentasi Senayan berdasar Senayan3-Stable7

  2. Migrasi dari ISIS ke Seyanan

  3. Migrasi dari Athenaeum ke Senayan

  4. dan --ada rencana nih-- kumpul para Dharma Wanita Senayan, maksudnya adalah berkumpulnya para personil pengembang senayan serta para Istri dan anak-anaknya




Bagi saya, yang mempunyai kemampuan coding minimalis buanget, dokumentasi adalah pekerjaan yang mesti dilaksanakan. Berbeda dari SDD #1, kali ini pembuatan dokumentasi menggunakan LyX

Tampilan awal LyX

Ada beberapa kemampuan yang terekplorasi dalam SDD kali ini, maklum saya sendiri belajar LyX dengan otodidak. Butuh fotur ini, cari pelajari. Alhamdulillah dari beberapa kebutuhan dalam penulisan dokumentasi Senayan, LyX sangat cukup. Bahkan banyak kemampuan LyX yang belum kami gunakan.

Hasil dokumentasinya, ditunggu saja uploadnya.

Selain itu, terimakasih juga buat Om Arie yang sudah mengajari ngoprek dan modifikasi Senayan.

Tuesday, 23 December 2008

, , , ,

OPAC Geologi UGM with Senayan

Setelah sekian lama OPAC perpustakaan geologi menggunakan template dan coding dari bukunya Bunafit Nugroho, akhirnya saya berhasil (meski belum sempurna) mengimport data dari SIPISIS ke Senayan stable 6.



Migrasi ini menggunakan manual yang masih belum 100% jadi, yang ditulis oleh Hendro Wicaksono. Untuk tag-tag lainnya saya import dengan model PRINT DARI SIPISIS dan di restore ke Mysql lewat perintah di phpmyadmin atau perintah konsolenya mysql.



Pada dasarnya semua data dapat masuk ke mysql. Kekurangsempurnaan terjadi pada data pengarang. Karena Senayan menggunakan model master file, dimana tidak dimungkinkan adanya perulangan data, maka data pengarang hanya akan masuk pada data record yang lebih dulu. Untuk record berikutnya yang pengarangnya sama, tag pengarang akan kosong.



Namun demikian, bagi saya yang utama saat ini adalah adanya kesesuaian antara judul dan jumlah/kode item. Karena inilah yang dibutuhkan pertamakali dalam proses sirkulasi.



untuk melihat OPACnya, silakan intip di sini http://geologi.ugm.ac.id/lib/

berikut previewnya:
OPAC Senayan Geologi UGM

Monday, 1 December 2008

,

File Presentasi Putu Laxman Pendit, Ph.D (29 Nov 2008)

Berikut adalah file presentasi Putu Laxman Pendit, Ph.D ketika diskusi Ilmu dan Penelitian: Ilmu Perpustakaan dan Informasi di UIN Sunan Kalijaga, 29 November 2008.

Download http://iapsuka.wordpress.com/files/2008/12/diskusi-penelitian-di-uin-suka1.pps

atau lewat

Download http://upload.ugm.ac.id/download.php?file=5774Diskusi Penelitian di UIN SUKA.pps.zip

salam

Tuesday, 28 October 2008

, ,

Openbiblio versi Indonesia ++

Saudara Arif Surachman telah memodifikasi Openbiblio 6.0 dengan mengubah bahasa pengantarnya menjadi bahasa Indonesia. Berikut ini beberapa penambahan saya berkaitan dengan modifikasi yang mas Arif lakukan.
Penambahan yang saya lakukan adalah:

1. Mengubah Tag MARC yang tadinya masih berbahasa Inggris
2. Mengubah format desimal uang, yang sebelumnya masih berformat dollar amerika.
3. Mengubah $ menjadi Rp.
4. Memodifikasi file installan .sql menjadi bahasa indonesia, sehingga kode sumber ini dapat langsung diinstall dan otomatis berbahasa Indonesia (termasuk Rp., desimal, dan Tag isian MARC nya)

silakan download di sini

Semoga bermanfaat, dan mohon tanggapannya :)
salam

Catatan: Postingan ini sekaligus sebagai pelengkap postingan sebelumnya

Monday, 27 October 2008

, ,

Beberapa Tips Membuat Openbiblio menjadi bahasa Indonesia

Openbiblio merupakan Aplikasi Opensource berbahasa asli Bahasa Inggris. Pemakaian di Indonesia, khususnya di sekolah-sekolah menengah atau sekolah dasar kadang kesulitan, dan pustakawan ingin mengaplikasikan yang berbahasa Indonesia.



Saudara Arif Surachman telah menerjemahkan Openbiblio menjadi Bahasa Indonesia. Namun demikian, ada beberapa hal yang perlu dirubah lagi supaya format openbiblio menjadi sesuai dengan kebutuhan kita. Beberapa diantaranya adalah:



1. Format Mata uang

2. Satuan mata uang

3. Tag MARC yang masih berbahasa Inggris



Berikut ini saya lampirkan beberapa file yang perlu di update. Update ini merupakan tambahan dari aplikasi yang sudah diterjemahkan Sdr. Arif Surachman yang bisa diunduh di sini.



File update bisa diunduh di file-indonesia (silakan ekstrak dulu)



Hal yang perlu di update adalah:

1. Gantilah file formatFuncs.php di folder /function dengan file formatFuncs.php terlampir (untuk merubah $ menjadi Rp.

2. Gantilah file biblio_fields.php di folder /catalog dengan file biblio_fields.php terlampir (Untuk tampilan Isian MARC)

3. Gantilah structure tabel usmarc_subfield_dm, member_account, mbr_classify_dm, collection_dm di database anda dengan file terlampir





Semoga bermanfaat dan selamat mencoba



salam
, ,

Perilaku Informasi Pemakai Perpustakaan di Perpustakaan Teknik Geologi UGM

Pendahuluan



Perpustakaan mengemban berbagai fungsi diantaranya adalah penyimpanan, pendidikan, penelitian, informasi dan tamasya budaya (Qalyubi dkk, 2003:15-17). Kesemua fungsi itu selalu berkaitan dengan informasi yang disediakan perpustakaan untuk para pemakainya. Hal ini menuntut perpustakaan untuk selalu memberikan informasi kepada pemakai. Dengan demikian, koleksi yang dimiliki oleh perpustakaan seharusnya dapat menjawab kebutuhan informasi para pemakai. Dalam Online Dictionary of Library and Information Science (http://lu.com/odlis/) disebutkan bahwa pemakai perpustakaan (patron) adalah setiap orang yang menggunakan sumberdaya dan pelayanan perpustakaan, meskipun tidak selalu terdaftar sebagai peminjam. Siklus kegiatan perpustakaan akan selalu menempatkan pemakai pada posisi yang penting.



Pencarian dan penggunaan informasi merupakan kegiatan yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari manusia. Mencari dan menggunakan informasi adalah bagian tetap dalam kehidupan manusia (Johnstone dan Tate, 2004). Pemakai perpustakaan melaksanakan kegiatan tersebut dalam rangka mendapatkan informasi di perpustakaan. Hal ini menunjukkan bahwa perpustakaan mempunyai peran besar dalam pemenuhan kebutuhan informasi. Sebagaimana dikemukakan oleh Wersig dalam Belkin dan Vickery (1985), manusia membutuhkan informasi karena adanya problematic situation (situasi yang penuh masalah, situasi ruwet) (Pendit, 1992:75). Ini merupakan situasi yang pasti terjadi dalam diri setiap manusia. Situasi ruwet ini mendorong manusia untuk menyelesaikannya dengan mengonsumsi informasi. Setiap individu maupun sekelompok manusia sangat dimungkinkan mempunyai perbedaan perilaku informasi. Heinström (2003) mengemukakan dalam penelitiannya bahwa terdapat perbedaan dalam pencarian informasi yang terkait dengan karakter individu. Karakter individu yang ditelaah oleh Heinström adalah neurotisme, ekstrovert-introvert, keterbukaan pada pengalaman, keterbukaan terhadap kesepakatan dan sifat berhati-hati. Heinström menyimpulkan bahwa setiap individu ternyata tidak selalu memakai cara yang sama dan umum dalam setiap pencarian informasi. Meskipun keteraturan pola penemuan informasi telah banyak dikemukakan, ada pengecualian yang tidak selalu tertulis pada pola tersebut, salah satunya adalah perbedaan kepribadian. Pendapat Heinström ini diperkuat oleh Wilson (1999). Wilson bahkan memasukkan aspek sosial budaya, ekonomi politik serta peran sosial manusia sebagai aspek yang mempengaruhi perilaku penemuan informasi. Perbedaan aspek di atas, akan menghasilkan pola pikir yang mempengaruhi perilaku informasi individu. Maka, dapat disimpulkan bahwa ada banyak hal yang dapat mempengaruhi perbedaan perilaku informasi antara satu individu dengan individu lain, atau pun satu kelompok dengan kelompok lainnya. Pada akhirnya ini akan berimbas pada munculnya keragaman perilaku informasi dalam perpustakaan, yang menuntut pustakawan untuk menerapkan strategi yang berbeda pula dalam menghadapi pemakai perpustakaan.

Perilaku informasi juga merupakan hal penting dalam pembangunan dan penerapan sistem informasi. Menurut Wilson dalam Pendit (2003:28), selama ini para perancang sistem informasi selalu menyamakan kebutuhan informasi dengan bagaimana seorang pemakai berperilaku ketika berhadapan dengan sebuah sistem informasi. Pertanyaan utama dalam penelitian tentang pengguna sistem informasi adalah “Bagaimana seseorang menggunakan sebuah sistem informasi? dan bukan “Apa kebutuhan informasinya serta perilaku pencarian informasinya?”. Kenyataan ini mengakibatkan adanya jurang antara produksi informasi oleh sistem informasi dan tujuan penggunaan informasi itu (Johnstone dkk, 2004). Sistem informasi akan lebih sangkil jika pembangunannya dibentuk berdasarkan pemahaman tentang interaksi manusia-informasi pada kalangan penggunanya. Namun demikian, pembangunan sistem informasi ---saat ini dan yang telah banyak digunakan--- banyak yang tidak dipengaruhi oleh telaah atas perilaku informasi manusia (Fidel dan Pejtersen, 2004). Pemakai perpustakaan Teknik Geologi UGM terdiri dari mahasiswa, dosen, karyawan, baik dari dalam maupun dari luar lingkungan jurusan Teknik Geologi UGM, serta masyarakat umum. Beberapa jenis pemakai tersebut tidak semuanya tercatat sebagai anggota perpustakaan. Observasi awal yang dilakukan peneliti menunjukkan bahwa para pemakai perpustakaan mencari informasi dengan aneka ragam cara. Misalnya, dengan langsung mendatangi rak koleksi, menelusur lewat katalog terpasang, ataupun dengan terlebih dahulu menanyakan koleksi yang dicari kepada petugas perpustakaan.



Selain mencari pada koleksi-koleksi tercetak, para pemakai juga mencari informasi melalui internet. Dari pemantauan awal yang dilakukan peneliti, informasi yang dicari melalui internet ini sangat beragam. Dengan strategi penemuan yang dipahami masing-masing individu, mereka mencari informasi geologi dan nongeologi. Namun demikian, juga terjadi diskusi tentang strategi penemuan yang dipakai, baik antara sesama pemakai maupun menanyakan kepada pustakawan. Koleksi yang dicari pun beragam, mulai dari buku daras perkuliahan, surat kabar, jurnal maupun majalah National Geographic. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan informasi pemakai perpustakaan beragam mulai dari kebutuhan informasi perkuliahan sampai informasi populer. Setelah menemukan koleksi ataupun informasi yang dibutuhkan, pemakai ada yang meminjam, memfotokopi, membaca di tempat atau jika informasi itu ditemukan di internet, mereka unduh terlebih dahulu kemudian disalin dalam media rekam. Ritme kunjungan para pemakai perpustakaan selama ini dapat dipolakan. Secara umum, pada jam-jam tertentu di luar kuliah mereka akan mengunjungi perpustakaan. Hal ini biasanya terjadi setelah kuliah berlangsung. Meskipun ada juga mahasiswa yang mengunjungi perpustakaan tidak selalu sesudah kuliah berlangsung. Tentunya ada latar belakang yang menjadi dasar kenapa mereka mengunjungi perpustakaan, baik latar belakang kebutuhan informasi, maupunlatar belakang pengetahuan akan konsepsi sebuah perpustakaan, sehingga beragam perilaku informasi muncul. Pada hakikatnya, perilaku ini merupakan wujud kebudayaan. Hal ini selaras dengan makna bahwa kebudayaan mencakup segala kesadaran, sikap dan perilaku hidup manusia (Endraswara, 2006b: 21).
, , ,

Pelatihan Openbiblio di UIN Sunan Kalijaga

Sudah beberapa kali saya, Heri dan Mas Arif di minta menjadi tentor pelatihan Opensource perpustakaan di UIN Sunan Kalijaga, kemudian untuk terakhir ini ditambah dengan Afzan dan Tarto.

Pertama adalah pengenalan tentang Opensource, disusul Openbiblio, kemudian Senayan, GDL, Jaringan dan desain Grafis.

Ahad kemarin sesi Cataloging untuk Openbiblio. Tak disangka, ternyata kebagian kelas C, kelas yang selalu kebagian terakhir ketika praktik.

Apesnya, ada yang menyeletuk "Mas Install Xamppnya gimana, belum berhasil mas?" Ternyata karena kebagian terakhir, instalasi xampp selalu numpuk. Ada beberapa xampp sebelumnya hingga jadi crash. Sehingga harus melototin dimana letak xamm yang dipanggil, serta mendisable.

Openbiblio memang aplikasi sederhana yang dapat digunakan sebagai sarana otomasi perpustakaan. Fiturnyapun lengkap. Modifikasinya pun mudah. Paling tidak :) kita dapat menyesuaikan tampilan standarnya dengan perpustakaan kita. Mengubah $ menjadi Rp., menyesuaikan penulisan angka dengan format uang rupiah, mengubah menjadi bahasa Indonesia.

bersambung ....

Saturday, 25 October 2008

30-an Anak SMU masuk ke perpustakaan Geologi...

Perpustakaan Teknik Geologi UGM, selama ini pada umumnya melayani kalangan mahasiswa Teknik Geologi UGM, atau lebih luas adalah kalangan perguruan tinggi baik UGM maupun luar UGM. Bahkan sesekali kalangan umum juga ada yang menyempatkan diri mendatangi Jurusan Teknik GEologi UGM. Paling banyak adalah mencari literatur tentang geologi.

Namun selama satu bulan, terhitung sejak tanggal 22 Oktober 2008 sampai dengan 14 November 2008, tiap sore sesuai jadwal pada jam 15.00 sd 16.30 30-an siswa SMU akan berkunjung ke perpustakaan Teknik Geologi UGM secara rutin.

Hal ini dikarenakan Jurusan Teknik Geologi UGM dipercaya untuk membina persiapan Olimpiade Ilmu Kebumian 2009 di Korea. "Di perpustakaan, peserta diharapkan dapat mencari sendiri apa yang mereka butuhkan, melengkapi apa yang diberikan dikelas atau dilapangan" ujar Dr. Donatus Hendra Amijaya (Koordinator Persiapan Olimpiade Kebumian).

Para peserta ini terdiri dari siswa SMU di Jawa dan juga luar Jawa. Tercatat dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Riau menjadi bagian dari peserta.

Selama persiapan ini, para siswa akan dibekali dengan berbagai materi kegeologian sebagai persiapan Olimpiade nantinya. Selain belajar dikelas, peserta juga akan diajak untuk memahami langsung ilmu geologi di lapangan.