Sunday, 31 August 2014

,

Jargon terkait perpustakaan yang pernah saya buat

  1. Perpustakaan Teknik Geologi UGM: there is no library like this
    •  Jargon ini dilatarbelakangi oleh perasaan bahwa perpustakaan teknik geologi ugm itu unik, dan tak ada perpustakaan (bidang geologi) yang seunik ini.
  2. Perpustakaan FT UGM: brings you to the learning community
    • Jargon ini  untuk menegaskan perpustakaan sebagai tempat berkomunitas dan berbagi ide
  3. Komunitas SliMS Jogjakarta: togetherness, openness and sharing
    • Jargon ini  untuk meneguhkan kebersamaan, keterbukaan dan semangat berbagi anggota komunitasnya
  4. Perpustakaan AKMIL Magelang: meneguhkan intelektual taruna
    • Jargon ini menegaskan bahwa perpustakaan dapat menjadi tempat yang meneguhkan kemampuan intelektual taruna. Jargon ini muncul dengan tiba-tiba saja, ketika dimintai bantuan untuk membuat leaflet perpustakaan. Ketika saya tulis jargon tersebut, ternyata diterima untuk diteruskan untuk dicetak dalam lealfet dan xbanner.
  5. SLiMS: library system for library freedom
    • SLiMS merupakan sebuah aplikasi sistem informasi yang diharapkan menjadikan kemerdekaan bagi perpustakaan dan pustakawannya dalam mengelola perpustakaan. Sesungguhnya jargon ini   bukan jargon resmi SLiMS. Jargon SLiMS yang paling lama adalah library automation with style.

Sunday, 24 August 2014

,

SDC jalan-jalan ke Gunungkidul

Sabtu, (23/8/14), teman-teman SDC berkesampatan jalan-jalan di Gunungkidul. Wardiyono, Hendro Wicaksono+istri, Eddy Subratha, Heri Abiburachman, dan saya. Perjalanan dimulai dari tempat bermalam yang ada dibilangan Berbah Sleman. Rencana tujuan adalah Goa Pindul, Rumah saya (Nglipar Kidul) dan Puncak Nglanggeran.
Karena terbatasnya waktu, akhirnya kami hanya mengunjungi Goa Pindul + rumah saya. Di Pindul kami melakukan susur goa dengan duduk di atas ban besar. Sementara sesampainya di rumah saya, kami menyempatkan minum "bir jawa" alias "degan" alias kelapa muda gading. Sayangnya tak bisa menikmati degan kepala hijau, karena keterbatasn kemampuan memanjat :)
Keterbatasan waktu juga mengharuskan acara ke puncak Nglanggeran harus ditunda.

Friday, 22 August 2014

,

Gallery Web di UGM tempoe doeloe

Di bawah ini beberapa tampilan web lama di lingkungan UGM. Maaf belum sempat menulis tanggal capture. Gambar diambil dari http://web.archive.org
web perpustakaan FT UGM ketika dibuat pertama kali

web FT UGM pertama

web PPTIK (Sekarang PSDI)

web UGM tahun 1998

web ugm

web ugm

web perpus UGM
web UGM

Wednesday, 30 July 2014

, ,

Mendeley @perpusftugm

Perpustakaan FT UGM merupakan perpustakaan tingkat fakultas di FT UGM. Selain Perpustakaan ini, pada tiap jurusan terdapat perpustakaan atau ruang baca jurusan.
Fakultas Teknik UGM sendiri merupakan fakultas terbesar di UGM, dengan jumlah jurusan dan mahasiswa yang paling banyak. Tiap jurusan memiliki kerumahtanggaan sendiri, secara fisik berjarak dengan jurusan lain yang total menempati kawasan di utara RS Sardjito. Fakultas Teknik UGM memiliki mahasiswa dari jenjang S1, S2 dan S3 baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Riset dan hal semacamnya menjadi hal yang biasa dilakukan oleh civitas FT UGM. Perpustakaan FT UGM menjadi unsur penunjang dalam kegiatan riset ini.

Mendeley, sebagai sebuah alat manajemen data riset menjadi salah satu layanan di Perpustakaan FT UGM sejak 2013 dalam bentuk workshop/pelatihan atau pendampingan penggunaan Mendeley. Dalam menjalankan layanan ini, tentunya perpustakaan memiliki strategi.

Pengenalan Mendeley
Sebagai langkah awal, mempelajari Mendeley menjadi hal yang wajib dilakukan oleh staf perpustakaan FT UGM. Sebagai pembuka, salah satu staf harus serius mempelajari kemudian mengajarkan pada staf lainnya baik staf di perpustakaan fakultas maupun jurusan/pasca.
Hal yang dikenalkan pada staf adalah fitur standard Mendeley: pemasangan, pengambilan data, mendeley importer, manajemen data, membuat daftar pustaka.
Staf yang berada di jurusan inilah yang kemudian mengenalkan kepada mahasiswa, dan jika mengalami kesulitan dapat menyampaikan kepada pustakawan di fakultas.

Sosialisasi Mendeley
Sosialisasi dilakukan melalui promosi pelatihan kepada mahasiswa. Poster, booklet untuk mahasiswa baru, lisan, pendekatan pada dosen dan lainnya dilakukan untuk menarik mahasiswa mempelajari mendeley. Mahasiswa yang tertarik dapat secara mandiri menggunakan Mendeley atau mengikuti pelatihan yang diselenggarakan perpustakaan. Perpustakaan menyediakan makanan kecil sebagai penarik peserta.
Telah ada lebih dari 50-an kelas dibuka untuk mahasiswa sejak 2013-2014. Serta 1 kelas (128 peserta) dari mahasiswa mata kuliah Metopen hasil kerjasama dengan dosen pengampu mata kuliah tersebut.

Kerjasama
Kerjasama juga dilakukan untuk pengembangan kegiatan ini. Kerjasama dengan mahasiswa yang telah mahir dalam penggunaan Mendeley atau yang telah mendapat sertifikasi sebagai Mendeley Advisor, kerjasama dengan Mendeley juga kami lakukan. 

Pengembangan skill
Pengembangan kemampuan penggunaan Mendeley baik secara teknik maupul konseptual selalu dilakukan. Mempelajari fitur baru, mengikuti diskusi di grup serta mengikuti berbagai webinar tentang Mendeley. Dengan demikian diharapkan pengetahuan berbagai hal baru tentang mendeley atau perkembangan pada dunia kepustakawanan terus berkembang. 
 

Friday, 25 July 2014

Friday, 18 July 2014

,

Artikel terindex SCOPUS pada beberapa universitas

Berikut pengamatan sekilas saya tentang jumlah artikel yang diindex SCOPUS pada beberapa universitas di Indonesia. Pemilihan universitas muncul begitu saja ketika akan mengetikkan kata kunci, jadi tidak ada latar belakangnya, kecuali UGM dan FT UGM. Institusi tersebut merupakan tempat saya bekerja.

Note: hasil yang muncul berdasar kata kunci yang tertera. Ada kemungkinan kata kunci belum mewakili semua karya yang ada pada institusi yang dimaksudkan. Karena penamaan, atau si penulis menggunakan afiliasi orgasisasi berbeda. Jika menemukan kelemahan lain dalam pencarian yang saya lakukan, silakan disempurnakan.
Pencarian dilakukan pada Document Search, tidak pada tab Affiliation Search. Hal ini saya lakukan karena (misalnya) ketika mencari affiliation search Gadjah Mada, saya temukan "Gadjah Mada University" dengan ID 60069380. Namun, pencarian dengan kata kunci "Universitas Gadjah Mada" mode AffSearch pada tab Document Search tetap memunculkan hasil. Sehingga saya putuskan pencarian dengan Document Search, mode AffilOrg dengan beberapa nama variasi yang dihubungkan dengan OR agar  hasil bisa disatukan.

Silakan cermati hasil di bawah ini.

pencarian dengan kata kunci "engineering, gadjah mada" dan "engineering, universitas gadjah mada"
Pencarian ditujukan untuk dosen FT UGM ditemukan 296 artikel diindex SCOPUS. Dosen terbanyak artikel di SCOPUS: Rochmadi, klik untuk melihat profilnya. Sementara urutan kedua Mahardika, M (Muslim Mahardika), klik profilnya.

pencarian dengan "bandung institute of technologi" dan "institute teknologi bandung"
Pencarian dimaksudkan untuk dosen ITB terdapat 3.092 artikel terindex SCOPUS.

pencarian dengan "gadjah mada"
Untuk UGM, ditemukan 2264 artikel. Dosen terbanyak artikelnya di SCOPUS: Rohman, A (Abdul Rohman), klik profilnya. Beliau juga pernah dinobatkan menjadi peneliti muda terbaik se-asia pasifik, klik.  Sementara urutan kedua adalah Rochmadi, dosen FT UGM yang menempati rangking satu untuk tingkat FT UGM. Ada yang aneh pada angka pak Rochmadi, di FT angka menunjukkan 20, sementara dengan kata kunci Gadjah Mada terdapat 25. Ada kemungkinan terdapat tulisan pak Rochmadi yang menggunakan afiliasi Gadjah Mada tanpa kata Engineering (fakultas).
pencarian dengan "universitas indonesia" dan "indonesia university"
Dengan kata kunci mengacu pada UI, ditemukan 922 artikel terindex SCOPUS.

"universitas diponegorodan "diponegoro university"
Kata kunci yang mengacu ke UNDIP menghasilkan 605 artikel terindex SCOPUS.

Maaf, narasinya kurang lengkap. Silakan melihat gambar sambil menerjemahkannya. Berikutnya saya akan coba pada mesin pengindex ISI WoS dan MAS.


,

Membuat video tutorial untuk Perpustakaan FT UGM

tampilan powtoon
Selama ramadhan tahun 2014 ini, saya mencoba beberapa kegiatan baru. Salah satunya adalah membuat video tutorial.

Sederhana saja, saya gunakan aplikasi perekam layar+rekaman audio. Maka jadilah beberapa rekaman tutorial terkait perpustakaan FT UGM.

Selain itu, saya juga menggunakan Powtoon sebagai aplikasi cloud yang membantu membuat animasi. Hasilnya juga lumayan untuk level pemula seperti saya.

Tutorial tersebut bisa dilihat di http://lib.ft.ugm.ac.id/tutorial/

Tuesday, 15 July 2014

,

Mengaktifkan permalink post di Wordpress

Web lib.ft.ugm.ac.id menggunakan server Ubuntu lama. Ketika saya mengubah permalink webnya dari default ke model month-nameposting gagal.

Ternyata tak ada file .htaccess pada root drivenya.
maka yang saya lakukan hanyalah:

cd /public_html/
sudo nano .htaccess 

Biarkan saja .htaccessnya kosong

Selanjutnya, buka web dan ubah permalinknya.

Selesai

Thursday, 10 July 2014

,

Mendaftarkan jurnal ke SCOPUS, DOI, DOAJ

Cara mendaftarkan jurnal untuk mendapatkan DOI dan masuk ke DOAJ ini saya dapatkan dari diskusi di milis indonesiajurnal. Jawaban ini diberikan oleh Assoc. Prof. Dr. I. Istadi dari UNDIP.

SCOPUS
  • http://suggestor.step.scopus.com/suggestTitle/step1.cfm 
  • DOI
    Untuk mendapatkan DOI, silakan kunjungi website CrossRef: http://www.crossref.org/06members/index.html Silakan memproses Membership registration dulu (Membership Application). Setelah disetujui, maka kita akan diminta membayar sejumlah uang pertahun, meliputi:

    • Annual Membership Fee : US$275.00
    • Deposit Fees: US$1.00 per artikel

    Tagihan Annual Membership Fee akan ditagihkan per tahun sktr bulan Januari, sedangkan tagihan Deposit Fee akan ditagih tiap 3-4 bulan sekali.

    Kewajiban kita sebagai member adalah kita harus mensubmitkan DOI number dari semua References yang ada di semua artikel yang dipublikasi oleh jurnal kita dalam format program XML.

    Yang kedua, unt mendaftarkan DOI dari artikel kita, maka list metadata dari artikel kita harus dinyatakan dalam format program XML.

    Nah software atau sistem yang sudah mensupport export metadata artikel-artikel jurnal (per issue) adalah Open Journal System (OJS) tinggal dua kali klik sudah dihasilkan file XML nya metadata, kemudian file ini yang kita submitkan ke CrossRef unt mendaftarkan DOI artikel2 kita. Di OJS kita tinggal setting prefix jurnal kita di Journal Manager, otomatis semua artikel sudah assigned to DOI number.

    Sebagai contoh dapat dilihat di jurnal kami: http://ejournal.undip.ac.id/index.php/bcrec/issue/archive/ dengan prefix unt BCREC adalah 10.9767
  • Info tambahan: 

DOAJ

  • https://doaj.org/application/new 
  • Silakan kunjungi website DOAJ (http://doaj.org) kemudian klik di menu kiri "Suggest a journal" selanjutnya isi saja borangnya dan "submit"

    Selanjutnya DOAJ akan mengunjungi web jurnal bapak, jika masih ada yg tidak berkenan bagi DOAJ maka dia akan suggest atau comment. Jika DOAJ berkenan maka selanjutnya Bapak akan diminta mengisi borang DOAJ yg lebih lengkap unt di review.

    Demikian semoga bermanfaat.

    Thanks
    Assoc. Prof. Dr. I. Istadi
    Editor-in-Chief of Bulletin of Chemical Reaction Engineering and Catalysis
    Website: http://tekim.undip.ac.id/staf/istadi/
    Email: i.istadi@yahoo.com  

Sebagai tambahan, berikut tautan untuk mendaftarkan jurnal agar terindex SCOPUS, ikuti http://suggestor.step.scopus.com/suggestTitle/step1.cfm



    Thursday, 19 June 2014

    Menghidupkan @perpusftugm

    Ini adalah tulisan singkat, khusus terkait beberapa upaya menghidupkan perpusatkaan FT UGM. Tulisan terkait sebelumnya berhubungan dengan pengalaman perperiode ketika saya ditempatkan di Perpustakaan FT UGM. Semoga dapat diambil manfaatnya, dan tentunya saya membuka ruang dialog jika ada kritik ataupun saran yang dapat membantu kami dalam pengelolaan perpustakaan FT UGM.
    ---------------*---------------
    Dari 100% koleksi perpustakaan FT UGM, saat ini hanya tersisa 20% yang disajikan. Delapan puluh persen dihibahkan ke perpustakaan jurusan, ke perpustakaan pusat dan disimpan di tempat penyimpanan sementara.

    Hal ini berlaku sejak tahun 2012. Hasilnya kegiatan sirkulasi menjadi berkurang drastis. Kekhawatiran yang muncul di depan mata adalah perpustakaan akan ditinggalkan oleh penggunanya. 
    Sebelum masuk  di perpustakaan ini, saya mendengar perpustakaan akan diubah menjadi E-Library. Bahkan saya pernah mendengar mahasiswa menyebut perpustakaan FT UGM sebagai e-lib, sesuai dengan yang terpampang di gedung perpustakaan. "Mau ke E-Lib pak", begitu jawab mahasiswa atas pertanyaan saya.
    -----*-----
    Karena saya minim informasi tentang E-Lib, maka lupakanlah e-lib itu. Mulai dari awal, lihat dan cari yang bisa dilakukan.

    Dengan segala keterbatasan kami berfikir apa yang harus kami lakukan agar perpustakaan FT UGM tidak mati. Koleksi buku di ruang baca jurusan sudah kuat, koleksi tugas akhir semua ada di ruang baca jurusan. Satu-satunya yang kami miliki di Perpustakaan FT UGM adalah ruang/gedung dan semangat.
    ----*-----
    Kunci yang harus dilakukan di perpustakaan FT UGM adalah membuat sesuatu (koleksi atau kegiatan) yang tidak ada di perpustakaan jurusan. Jika di jurusan telah memiliki koleksi kuat tentang subyek ilmu sesuai jurusannya masing-masing, maka perpustakaan fakultas tidak perlu mengejarnya. Sia-sia... Cukup mengelelola informasi di masing-masing jurusan dalam level fakultas. Perpustakaan fakultas menjadi jembatan informasi antar jurusan. Demikian, dengan tetap mencari kreatifitas lain.
    --------*---------
    Katalog induk perpustakaan FT UGM yang menyatukan berbagai koleksi di jurusan dan pascasarjana FT UGM adalah projek awal. Alhamdulillah berhasil, meskipun tidak semuanya realtime. Alamat katalog induk ini adalah kit.ft.ugm.ac.id, yang menyatukan koleksi 10 perpustakaan di lingkungan FT UGM. Dari 10, hanya 3 perpustakaan yang bisa real time update koleksi di katalog induk.



    Projek kedua adalah memoles ulang website perpustakaan FT UGM. Web ini pada awalnya tidak hidup, tanpa update informasi dan tidak ada berbagai tautan yang mencirikan bahwa web tersebut adalah web perpustakaan.



    Twitter menjadi target berikutnya. Mahasiswa dan organisasi mahasiswa ternyata banyak yang menggunakan twitter sebagai sarana berinteraksi. Ini kami lihat dari poster publikasi kegiatan mereka yang mencantumkan akun twitter. 
    Akun @perpusftugm kami buat sebagai akun twitter perpustakaan FT UGM. Dengan twitter ini, 8 organisasi mahasiswa di tiap jurusan dapat kami jangkau, termasuk twit UGM dan berbagai organisasi yang ada di UGM dan Jogjakarta. Twitter perpusakaan lain di dalam dan luar negeri juga kami sapa.
    --------*---------

    Buku non-teknik adalah sasaran berikutnya. Pengadaan buku pertama kali saya adalah 90%:10% untuk buku non teknik dan teknik. Novel, biografi, sejarah, cerpen, motivasi, inspirasi adalah beberapa jenis buku yang kami beli.  Menurut bagian sirkulasi, buku-buku inilah yang akhirnya banyak dipinjam oleh mahasiswa. Sebenarnya perpustakaan memiliki banyak koleksi referensi bidang teknik. Namun sepertinya jarang disentuh mahasiswa. Sebabnya apa? sampai saya menulis ini saya belum melakukan investigasi. :)

    Kegiatan berikutnya adalah projek kolaborasi dengan mahasiswa. Muncul Engineering English Club bersama mahasiswa FT UGM lintas jurusan, mengadakan kegiatan dengan organisasi mahasiswa, mengundang dosen/penulis untuk bedah buku, kegiatan bersama mahasiswa pascasarjana,  sebagai tempat kuliah umum dan lainnya.

    Workshop berkala dengan materi tentang Zotero, Mendeley, Prezi, LyX, Mindmapping menjadi kegiatan berikutnya. Kegiatan ini bersifat bebas biaya, terbuka untuk semua civitas akademika UGM apapun jenjang pendidikan dan dari manapun fakultasnya. Bahkan kami berusaha mencantumkan biaya konsumsi peserta di RKAT Perpustakaan.

    Kegiatan ilmiah di perguruan tinggi sering dilakukan, namun dokumentasinya kadang terlupakan. Berkaitan dengan hal ini, kami berusaha memulai melakukan perekaman kegiatan ilmiah. Tercatat kegiatan kuliah, kegiatan seminar, dan pelatihan pernah kami rekam. Namun terkendala SDM untuk mengolah video ini menjadi layak tonton.

    Sembari bekerja, kami berusaha melebarkan sayap sekaligus menambal berbagai kekurangan yang ada di perpustakaan. Meningkatkan kompetensi, mencari ide baru, mempelajari teknologi baru, mulai  melakukan pembinaan koleksi, penataan ruang berkelanjutan, dan berjejaring kami lakukan. Komunikasi dengan alumni kami lakukan, dengan harapan mereka akan berkenan membantu kerja-kerja penyediaan informasi. Berhasil, ada beberapa alumni yang menawarkan diri untuk membantu.
    --------------*--------------
    Bagaimana keadaan perpustakaan FT UGM saat ini? masih banyak hal yang belum kami kerjakan.

    Perpustakaan FT UGM
    bulan keenam, hari ke sembilanbelas
    tahun duaribu empatbelas