Friday, 30 May 2014

,

Menghilangkan tombol download pada pdf.js SLiMS

Buka viewer.html yang ada di /js/pdfjs/web
Cari baris 
<button id="download" class="toolbarButton download" title="Download" tabindex="15" data-l10n-id="download"><span data-l10n-id="download_label">Download</span></button>
Ganti class menjadi hidden, sehingga menjadi   
<button id="download" class="hidden" title="Download" tabindex="15" data-l10n-id="download"><span data-l10n-id="download_label">Download</span></button>  
Untuk tombol lain, anda bisa menyesuaikan.
Catatan: penghilangan tombol download pada pdfjs SLiMS tidak otomatis memutus proses download dokumen. Jika akses dilakukan dengan mesin download (misal IDM), maka file .pdf tetap akan dapat diunduh.

Semoga bermanfaat

    Thursday, 22 May 2014

    ,

    Makalah Manajemen Sitiran - Seminar GMLF 2014

    Mendeley merupakan aplikasi manajemen data riset. Secara umum anda dapat menggunakan mendeley untuk
    1. Mencari artikel/data
    2. Menyimpan artikel/data digital maupun hanya metadatanya saja
    3. Berbagi artike/data
    4. Membuat catatan pada dokumen
    5. Membaca dokumen .pdf
    6. Mempromosikan artikel/tulisan
    7. Membuat daftar pustaka
    8. dan berbagai aktifitas lainnya.
    Selain Mendeley, ada juga Zotero yang memiliki fungsi serupa. Keduanya dapat disandingkan dan mampu melakukan sincronisasi data. Lebih lanjut, silakan unduh  tulisan terlampir.


    Download klik

    Wednesday, 7 May 2014

    Mengedit metadata .pdf di Ubuntu

    Installing PDFTK:
    sudo apt-get install pdftk
     
    Edit Existing Meta-Data:
    pdftk book.pdf dump_data output report.txt

    You can then edit the data in report.txt which we can later upload back to the pdf. The text file will contain key value pairs like:
    InfoKey: Title
    InfoValue: Coders At Work
    InfoKey: Author
    InfoValue: Peter Seivel
    InfoKey: Subject
    InfoValue: Programming 
     
    Update PDF Meta-Data:
    pdftk book.pdf update_info report.txt output bookcopy.pdf
     
    sumber: http://jkwiens.com/2010/01/04/changing-pdf-metadata-on-ubuntu/ 

     
    ,

    LibX: plugin untuk pencarian koleksi perpustakaan

    LibX merupakan perangkat untuk membuat plugin pada browser firefox dan chrome. A browser plugin for direct library acces, demikian tertulis dalam web libx, http://libx.org.
    Dengan LibX ini, kita dapat membuat plugin sederhana yang memudahkan pemustaka mencari koleksi yang dibutuhkan.
    Untuk membuat plugin, kita cukup masuk ke LibX.org, kemudian masuk ke Build New Edition. Anda bisa juga langsung masuk ke http://libx.org:8080/editionbuilder/src/zul/

    Membuat plugin dengan LibX bisa menggunakan pilihan Build New Edition atau mencari yang telah ada, kemudian menyalin dan memodifikasi.



    Contoh yang saya buat ada di http://lib.ft.ugm.ac.id/web/blockquote-page/perangkat-ti/lib-x-pencarian-yang-menyenangkan/ merupakan hasil salin dari University of Missouri. 
    Hasil salin kemudian saya modifikasi sesuai kebutuhan. Penyesuaian halaman Summon dan seting pencarian Summon khusus yang memuat teks penuh, serta penambahan pencarian ke katalog induk FT UGM yang dibangun menggunakan UCS (slims.web.id). Sementata Google, Googlebook dan Googlescholar tetap dipertahankan.


    Update:
    Ada beberapa perubahan tujuan LibX perpustakaan FT UGM. Untuk memasang langsung, silakan ikuti sesuai jenis browsernya:
    Chrome http://libx.org/releases/gc/libx2-latest.crx?edition=F3B40900
    Firefox http://libx.org/releases/ff/libx2-latest.xpi?edition=F3B40900

    Ketika browser sudah terpasang LibX, maka pencarian istilah yang ada di web, menjadi mudah. Lihat gambar di bawah ini.

    Kata-kata cukup diblok, lalu klik kanan. maka akan muncul pilihan LibX dan arah pencarian. 

    Monday, 7 April 2014

    Tugas #3 Mahasiswa UT Semester 5 (Pokjar SMP Muhamaddiyah Wno)


    Tugas
    untuk Mahasiswa UT Semester 5, 
    mata Kuliah Analisis Sistem Informasi

    1. Tugas pengganti pertemuan ke 6:
    Ringkas modul 6 dan 7 dalam 2 halaman A4.
    Tips: coba lihat pembuatan/model meringkas model MindMapping di bawah ini:

    membuat mindmapping dengan aplikasi X-Mind
    Baca juga: klik di sini (meringkas buku dalam selembar kertas)
    Jika menggunakan software, bisa menggunakan MS Office, Libre, XMind atau Freemind atau software lainnya.
    Anda dapat menirunya untuk melakukan kegiatan meringkas.
    Tugas ini dikumpulkan paling lambat
    15 April 2014 ke email: tamanjiwa@gmail.com (bentuk file bebas). Tuliskan subyek email: pengganti tutorial ke 6, jangan lupa tulis nama dan NIM anda

    2. Soal tugas tutorial ke 3:
    Amati perpustakaan (jenis perpustakaannya bebas). Amati hal-hal sebagai berikut:
    1. Permasalahan yang ada: terkait SDM, koleksi, sistem (peminjaman, pengolahan, presensi anggota dll. ), hardware (alat)
    2. Penyebab permasalahan tersebut
    3. Informasi yang diperlukan perpustakaan untuk kegiatan sehari-hari dan laporan kepada atasan
    4. Buatlah:
      1. Kebutuhan SDM ideal
      2. Kebutuhan sistem informasi yang dibutuhkan
      3. Kebutuhan hardware (alat)
      4. Rencana biaya yang dibutuhkan
    5. Saran untuk perpustakaan tersebut

    Hasil pengamatan tersebut disusun sesuai kerangka sebagai berikut:
    1. Pendahuluan
    2. Permasalahan dan penyebabnya
    3. Analisis kebutuhan:
      1. Sumberdaya manusia
      2. Informasi dan sistem informasi pendukung
      3. Kebutuhan Hardware
      4. Biaya
    4. Saran
    Tugas di cetak (print) dikumpulkan paling lambat: 13 April 2014 (pertemuan ke-8)
    Note: tidak perlu di jilid.



    Friday, 4 April 2014

    Mendeley dan Zotero

    Saya mengenal Zotero lebih dahulu daripada Mendeley. Singkat cerita, saya menggunakan keduanya untuk materi workshop di Perpustakaan FT UGM (http://lib.ft.ugm.ac.id/?page_id=1754). Keduanya adalah aplikasi untuk mengelola data riset + membantu membuat sitasi dan daftar pustaka.
    Ada peserta yang bertanya, "bagus mana Mendeley dan Zotero?"

    Sejauh pengamatan dan percobaan yang saya lakukan selama workshop, keduanya bisa digabungkan dan saling menambal kekurangannya.

    Mendeley:
    1. upload file .pdf dalam folder sekaligus mengambil metadatanya 
    2. mengambil data dari berbagai jurnal online (dibutuhkan hak akses)
    3. kapasitas akun di Mendeley.com 5 GB + 2 GB shared data (untuk Institutional Edition UGM). Untuk versi gratis kapasitas 2GB + 100 MB shared data.
    4. institution edition, yang telah dilanggan oleh UGM dengan berbagai fiturnya
    5. import dari Zotero dan berbagai format
    6. eksport data ke format .bib, .ris, .xml
    7. pengelolaan file pdf (note, highlight, define)
    8. pembacaan file .pdf terasa nyaman
    9. mampu mencari dengan ID arXiv 
    10. mampu sinkronisasi otomatis dengan Zotero termasuk file 
    11. mampu mengirim data langsung ke email 
    12. memberi saran dokumen terkait 
    13. fitur grup dan berjejaring
    Zotero
    1. mampu mencari dengan ID ISBN (tidak dimiliki Mendeley) 
    2. mengambil data dari berbagai jurnal online (dibutuhkan hak akses) 
    3. mampu mengambil (menangkap) tampilan layar web secara umum
    4. kapasitas akun Zotero 300 MB (dapat ditambah s.d. 25 GB dengan membayar)
    5. eksport dan import ke berbagai format 
    6. dapat dijalankan secara offline
    7. semua data dapat disimpan secara offline di komputer
    8. mengambil metadata dari file .pdf (membutuhkan install pdf indexing)
    9. fitur grup dan berjejaring

    Saya menyarankan pada peserta untuk menggunakan Mendeley sebagai alat menyitir, membuat daftar pustaka dan mengimport data online. Termasuk penggunaan Mendeley Desktop sebagai "perpustakaan mini".
    Namun, saya menyarankan juga untuk menggunakan Zotero sebagai alat untuk input koleksi buku, karena fitur ini tak dimiliki oleh Mendeley.Nah, keduanya bisa disinkronkan datanya sehingga data yang ada di Zotero secara otomatis masuk di Mendeley Desktop dan Web.

    Wednesday, 26 March 2014

    Bergabung di Mendeley Advisor

    Mendeley, pertama kali dikenalkan oleh seorang mahasiswa S2 TETI UGM, mas Hamsir.
    Saya mempelajari sambilan saja, karena waktu itu saya sudah belajar Zotero. Keduanya sama fungsi dasarnya. Beberapa waktu kemudian, saya ingat seorang kawan yang pernah menawarkan Mendeley ke email perpustakaan saya, Hazman namanya. Puncaknya adalah ketika saya harus mencari kegiatan kreatif untuk perpustakaan FT UGM. Mendeley adalah salah satunya, digabung dengan Zotero, Prezi dan X-Mind (pernah juga menawarkan LyX pada mahasiswa).

    Akhirnya tuntutan workshop pada mahasiswa membawa saya harus mempelajari lebih dalam tentang Mendeley, Zotero dan lainnya. Pada acara GMLF UGM, saya bertemu dengan Hazman yang waktu itu diundang secara resmi untuk memberi workshop Mendeley. Kesempatan ini saya gunakan untuk bertanya tentang Mendeley sekaligus bercerita tentang SLiMS. Respon yang menyenangkan ditunjukkannya. Selain dia juga cerita tentang SLiMS di negaranya (Singapura), juga bercerita tentang perkembangan Mendeley.

    Singkat kata, Hazman menyarankan saya untuk mendaftar sebagai MA. Alhamdulillah diterima. Komunitas barupun saya masuki, MA dan Mendeley for Librarian.

    SLiMS di Amerika dan Thailand

    Bulan ini, Maret 2014 Komunitas SLiMS patut berbangga.
    Arie Nugraha yang merupakan staf dosen di Ilmu Perpustakaan UI sekaligus programmer SLiMS berkesempatan ke  USA mengikuti Code4Lib Conference 2014. Selain itu, Rappepon Yamsurwan (seorang pegiat SLiMS di Thailand) pertama kali menyelenggarakan workshop SLiMS di Thailand.

    Di USA, Arie Nugraha menyampaikan presentasi berjudul "SLiMS: Indonesia Grassroot Libraries Revolution". Presentasi ini dilakukan dihadapan ratusan profesional bidang perpustakaan, khususnya library programming dengan nuansa presentasi yang sangat Indonesia.. Arie Nugraha menyampaikan latar belakang kelahiran SLiMS dan mengapa SLiMS disebut Library Revolution. Pada akhir presentasi, Arie mengajak peserta untuk menjadi bagian dari revolusi perpusakaan ala SLiMS. Tak lupa Arie juga mengundang peserta untuk hadir pada acara SLiMS Commeet 2014 di Semarang pada bulan oktober/november mendatang.

    Sementara Rappepong, presentasi tentang SLiMS sekaligus pelatihan pada 50-an pengelola perpustakaan di Thailand.

    Semoga, dengan dua even ini SLiMS dapat lebih berkembang lagi, baik dari sisi teknis maupun komunitas (sosial).



    (Presentasi Arie Nugraha, menit ke 1:16:00)

    Friday, 21 March 2014

    Menengok Fitur SIPUS Integrasi UGM

    SIPUS UGM telah dikembangkan sedemikian rupa, termasuk mendukung integrasi dengan satu sistem untuk semua. Multi user, multi unit.

    Berikut beberapa tampilan fitur SIPUS integrasi UGM:

    sinkronisasi anggota dengan data DAA

    bebas pinjam terintegrasi dengan data DAA

    Jenis koleksi

    pencarian pada menu admin, bisa ke semua unit atau hanya unit yang bersangkutan saja

    seting global, atau seting perunit terkait

    login pustakawan sesuai jenis perpustakaannya saja

    Wednesday, 19 March 2014

    Membuat kartu anggota model SIM menggunakan SLiMS

    Alat dan bahan dan perkiraan harga:
    1. Plong ID: Rp.425.000
    2. Laminator: Rp.525.000
    3. PVC UV: 240.000 (per pak)
    4. Printer: Rp.1.500.000
    Cara pengerjaan:
    1. Potong kertas PVC menjadi dua bagian secara memanjang
    2. Panaskan mesin laminator
    3. Seting kartu anggota di SLiMS agar border diperbesar. Hal ini dimaksudkan agar ketika dilipat, kartu masih mendapatkan ruang untuk lipatan
    4. Print kartu pada kertas transparan (satu paket pada PVC) mode mirror
    5. Lepas pelapis lem pada kertas PVC yang telah dipotong dan tempelkan pada kertas hasil yang dicetak. Kertas hasil cetak (mirror) dilipat terlebih dulu menjadi 2 bagian
    6. Setelah dilem dua sisinya, masukkan pada mesin laminator yang telah dipanaskan. Ulangi 2 kali.
    7. Setelah melekat, potong dengan plong id.
    8. Lepas plastik penutup bagian luar