Showing posts with label kpdi. Show all posts
Showing posts with label kpdi. Show all posts

Monday, 15 August 2022

Mengomentari komentar Mas Alam. Masih tentang KPDI, media sosial, dan prosidingnya

Saudara..

Dalam dunia blog per blog-an, tulis menulis, biasalah kita beradu tinta. Tidak selalu buat menang kalah, sih. Ada juga yang untuk melemaskan jari-jari tangan, agar antara otak dan gerakan tangan bisa nyambung, melatih logika, atau tujuan lainnya.

Juga... buat mendidik penguasa. 

Penguasa bisa luas maknanya, lho. Mulai dari penguasa pikiran, penguasa isu, penguasa anu dan anu..

****

Oke. Senang sekali, kawan saya, mas Alam menanggapi tulisan ringan saya  beberapa waktu lalu. Silakan lihat di sini

Di bawah ini ringkasan yang saya buat, + respon singkat saya.



Respon agak panjang saya sebagai berikut.

  1. Memang saya hanya membahas Medsos FB. Kenapa? Ya itu yang paling mudah saya akses pas nulis. Hh. Sesuai judul juga, saya ingin melihat bagaimana para penggawa itu mencitrakan KPDI melalui media sosialnya (FB, dengan batasan waktu saat saya melakukan percermatan). Apakah ilmiah, reuni, makan-makan, atau foto-foto? Hasilnya.. paling banyak foto-foto, juga makan-makan. Lha kok cuma 3 akun yang dilihat? Sst. Itu diambil pada para tokoh SC. Dan, waktu itu, pas nulis sudah dalam keadaan ngantuk. Selain 3 akun SC itu, ada juga yang saya lihat, tapi malah tidak ada postingan KPDInya. Mau nyari yang lainnya lagi, wis kriyip-kriyip
  2. Apakah kesimpulan bahwa ternyata isinya makan-makan itu salah? Tidak. Tentu tidak salah. Suka-suka pemilik akun. Namun...
  3. Apakah tujuan pada nomor 1 di atas penting? Penting. Karena mereka public figure kepustakawanan. Cara mereka bermedsos, cara mereka menggunakan medsos untuk mencitrakan perpustakaan dan kegiatan perpustakaan -KPDI- (semestinya) akan di(jadikan)contoh para penerusnya. 
  4. Terkait web KPDI yang pindah,  itu di luar wilayah saya. Saya hanya melihat apa yang saat ini ada. Mau mlumah mengkurep,  faktanya saat saya coba, prosiding tidak bisa diakses. 😁


Salam jadah goreng....


Saturday, 13 August 2022

Benarkah makalah KPDI diungggah untuk diakses terbuka? Setelah cek di web, ini hasilnya....

Berawal dari sebuah komentar, dan kemudian komentar atas komentar, terkait materi Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) dari awal sampai akhir yang katanya di-openaccess-kan.

Komentar itu ditulis pada postingan penelitian sebelumnya, di sini. Komentarnya saya fotokan di bawah ini.

Penulis komentar tidak menampilkan namanya. Dia menggunakan ID Anonim. Entah sengaja, atau pas default terpasang Anonim. Oke, lepas dari itu, saya tertarik dengan komentarnya. Lihat yang saya blok.

Hebatnya KPDi usai perhalatan semua artikel open access bisa dilihat sari lama web kpdi 1 sampai terakhir,...

Komentar ini, dikomentari seorang kawan, di laman FB. Katanya yang tersedia hanya KPDI hanya KPDI 2 dan 12 saja. Saya pun penasaran.

Mari kita cek satu per satu di web KPDI. Sebagai catatan, ya. Pengecekan ini dilakukan pada Sabtu sore, 13 Agustus 2022, selesai pukul 19.57 WIB.

Web KPDI memiliki alamat utama di https://kpdi.perpusnas.go.id/. Setiap seri KPDI memiliki URL yang menginduk pada web tersebut.

KPDI 1

Berikut tampilan layar webnya



Tidak saya temukan URL unduh materi/paper/prosiding.

KPDI 2

Berikut tampilan layar webnya


Saya temukan URL unduh materi/paper/prosiding.

KPDI 3

Berikut tampilan layar webnya




Saya tidak menemukan URL/menu unduh materi/paper/prosiding.

KPDI 4

Berikut tampilan layar webnya



Saya tidak menemukan URL/menu unduh materi/paper/prosiding.

KPDI 5

Berikut tampilan layar webnya



Saya tidak menemukan URL/menu unduh materi/paper/prosiding.

KPDI 6

Berikut tampilan layar webnya



Saya tidak menemukan URL/menu unduh materi/paper/prosiding.

KPDI 7

Berikut tampilan layar webnya


Saya tidak menemukan URL/menu unduh materi/paper/prosiding.

KPDI 8

Berikut tampilan layar webnya


Saya tidak menemukan URL/menu unduh materi/paper/prosiding.

KPDI 9

Berikut tampilan layar webnya



Saya tidak menemukan URL/menu unduh materi/paper/prosiding.

KPDI 10

Berikut tampilan layar webnya


Saya tidak menemukan URL/menu unduh materi/paper/prosiding.

KPDI 11

Berikut tampilan layar webnya


Saya tidak menemukan URL/menu unduh materi/paper/prosiding.

KPDI 12

Berikut tampilan layar webnya




Tampilan dari https://kpdi.perpusnas.go.id/site/prosiding/KPDI-12

Saya menemukan URL/menu unduh materi/paper/prosiding, tapi belum ada URL ke file prosiding.

KPDI 2021

Berikut tampilan layar webnya



Saya menemukan URL/menu unduh materi/paper/prosiding.

KPDI 13

Berikut tampilan layar webnya



Saya tidak menemukan URL/menu unduh materi/paper/prosiding.

****

Dari tampilan di atas, jika dilihat dari tautan unduh materi/prosiding, maka terkait materi/prisiding/makalah yang tersedia untuk diunduh bebas dapat dilihat pada tabel di bawah ini.



Dari 13 + 1 KPDI, hanya terdapat 2 KPDI yang materinya dapat diunduh, yaitu KPDI 2, dan KPDI 2021. 

Coba lihat! KPDI 2 itu tahun 2009, sedangkan KPDI 2021 itu tahun 2021. Mlumpat.

Sementara pada KPDI 12, meski ada menu URL unduh, namun URL menu unduh tersebut masih belum aktif.

Saudara....

Pengamatan di atas terbatas pada tampilan menu di web KPDI, lho. Ingat. Itu batasannya. Bisa jadi ada menu tersembunyi, yang luput dari pengamatan saya. 


****
Paijo: Kang!
Karyo: Piye, Jo?
Paijo: Kayane, habis ini panitia KPDI bakalan oprek. Nyari data materi sejak KPDI pertama, buat diunggah. Ya... Jika ternyata sudah diunggah, ya minimal memperbaiki menu web.
Karyo: hehe



Bumi Petilasan Rakai Garung
Sêtu Lêgi 15 Sura Ehe AJ 1956,
20.00 WIB