Wednesday, 26 November 2014

Terimakasih kami (SDC) untuk Komunitas SLiMS Indonesia

Jogja merupakan kota perjuangan yang juga pernah menjadi ibukota Negara Indonesia. Di Jogjalah SCM #1 digelar Desember 2012.

Bogor, atau Buitenzorg yang berarti kota yang nyaman tenteram. Di kota inilah pada Desember 2013 digelar SCM #2.

Berikutnya di Semarang, sebuah kota yang sejarahnya sudah dimulai sejak abad ke 6 yang saat ini menjadi bagian dari Mataram Kuno. Kemudian di"kota"kan oleh Sultan Hadiwijoyo pada 12 Mulud 1465 (2 Mei 1547). Di kota ini SCM #3 digelar pada November 2014.

Saya melihat, dengan peserta yang luar biasa banyak, dan acara yang padat SCM #3 merupakan pesta intelektual pada pegiat SLiMS Indonesia. Sejak hari pertama yang diisi berbagai presentasi ilmiah dan produk komunitas SLiMS Indonesia menjadi suntikan semangat yang tak berbanding.

Terimakasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan pada panitia, segenap pendukung, sponsor (3M, Dunia Perpustakaan Grup (http://cv.duniaperpustakaan.com/) dll) dan semua peserta dan presenter SCM #3.
suasana Commeet2014
 Saya menyadari, bagaimana perjuangan panitia lokal yang sejak ditunjuk menjadi penyelenggara telah mulai bergerak. Saya juga sadar bagaimana "galau"nya teman-teman panitia menjelang hari H. Berbagai perjuangan telah dilalui, masalah teknis, peserta dan juga masalah roso yang tak terkatakan. Tak apa, pada saatnya SCM digelar, semua terbayar dengan riuhnya SCM #3 ini.


Pak Wondo yang mengkoordinir, mas Bambang, mas Munir, Mas Erizt, Pak Hartoyo, Mas Yudi, Mas Abdul Rochman, Mas Adin, Deka sang Admin web, Bu Yuven, Bu Endang, Mas Imron, mas Miswan, mas Pramukti dan segenap panitia. Mahasiswa IP UNDIP, terimakasih telah berkenan menjadikan perhelatan ini sebagai sarana berinteraksi dan mencari pengalaman. Semoga menjadi sarana mematangkan diri. Terimakasih semuanya... Kekurangan itu pasti ada, tapi dari kekurangan itu kita bisa belajar..

Komunitas SLiMS dari segenap penjuru Indonesia: Pak Taufiq and the backbone dari Atjeh, pak Suyoto dan segenap pegiat SLiMS Lampung, mas Doni dari Padang, pak Azwar dari Makasar, Pegiat SLiMS Jakarta (mas Danang dkk), SLiMS Sukabumi, SLiMS Bandung (Mas Akang Hary). SLiMS Malang, SLiMS Madiun, SLiMS Bali, SLiMS Magelang, SLiMS Jogja dan semuanya yang tak bisa saya sebutkan satu persatu.

Tak lupa  kepada para pengisi acara + Moderator.
Ibu Prof. Sri Rejeki atas paparannya yang meski sudah sepuh namun masih penuh tenaga. Kami bangga ibu berkenan menjadi bagian dari komunitas ini. Pak Taufiq Abdul Gani, terimakasih atas paparan ide brillian dan gila dari pengembangan SLiMS di UNSYIAH yang sudah melampaui batas-batas keumuman. Semoga ide yang masih ada dalam daftar segera dapat diwujudkan. SLiMS Atjeh membuat kami semakin yakin bahwa dikotomi kompetensi luar Jawa dan Jawa sudah tak relevan lagi. Terimakasih untuk pak Ferry 3M, sungguh paparan yang memperkaya kami tentang RFID.

Terimakasih pula untuk mas Hamim dengan SliMS Desktopnya, mas Heru dengan SMS Gatewaynya. Gemuruh tepuk tangan bangga kami semua untuk kreatifitasnya.

Terimakasih pula pada mas Rotmianto si pencipta e-DDC, mas Ido dan mas Danang dengan ide Vocabulary Controlnya yang tetap berpatokan dengan ilmu perpustakaan.  Terimakasih mas Zae Mahrus, kami semakin yakin bahwa pelosok itu bukan hambatan. Mantap Jaya mas.. Empat jempol untuk semuanya. Mas Ahmad Hidayah, terimakasih atas pembukaan wawasan MEAnya.


SCM #3 ini kita bisa berpesta intelektual tentang SLiMS dan dunia kepustakawanan kita. Kita bisa berbagi berbagai ide, minta tolong dan memberi pertolongan pada orang lain serta berbagai hal lainnya.

Kehangatan yang tercipta dalam SCM #3 ini sungguh-sungguh menyenangkan. Kita berhasil mendapatkan kebersamaan, satu esprit de corps. Berbagai catatan dari masing-masing individu tentunya dapat menjadi penyempurna kegiatan berikutnya. Semuanya, jangan segan untuk memberi kritik dan saran. Usulan konsep, kritik membangun untuk memperbaiki kegiatan tahunan ini silakan sampaikan via commeet@slims.web.id

Saya ucapkan terimakasih untuk semuanya, semoga di SCM #4 kita bisa bertemu lagi.

Hormat saya untuk semua
Purwoko (2nd Lead Dev 9 Mei 2013 s.d. 22 Nov 2014)








Monday, 24 November 2014

Wardiyono: New Lad Dev SLiMS (22-nov 2014 16.20)

foto by Nur Listiyani
Commeet2014 ini di tandai dengan pergantian Lead Dev SLiMS.Setelah Lead Dev pertama (pak Hendro Wicaksono), lalu saya, maka yang ketiga mulai 22 nov 2014 pukul 16.20 resmi mas Wardiyono menjadi New Lead Dev SLiMS.

Pengumuman dilaksanakan pada Commeet2014 hari #1 di sore hari, setelah itu disambung dengan testimoni dari rekan-rekan SDC.
Berbagai testimoni muncul dari rekan-rekan SDC. Mas Yono ini visioner, manajer yang handal dan taat asas ilmu perpustakaan.
Pada kesempatan inipula ditegaskan bahwa SLiMS tetap akan opensource.

Sunday, 23 November 2014

, ,

SLiMS Commeet2014 hari #1

Arie dan Hendro
SLiMSCommeet 2014 hari pertama di Semarang berlangsung sukses. Saya merasakan atmosfir intelektual yang luar biasa. Presentasi yang dipaparkan bisa membawa kita masuk dalam ruang kreatifitas tanpa batas, di sisi lain ada juga presentasi yang membawa kita pada ranah konsep yang memperkaya pengetahuan kita.
Pertama tentang interoperabilitas yang merupakan makhluk tua tapi cukup pelik mewujudkannya. Presentasi ini dipaparkan mas Bro Arie Nugraha dan Hendro Wicaksono. Disambung dengan presentasi dari Prof.Sri Rejeki tentang aspek hukum hak cipta. Presentasi Prof. Sri membawa kita pada suasana kuliah atau semacam orasi budaya.
pak Ferry 3M
Pak Taufiq UNSYIAH
Berikutnya disambung dengan presentasi siang tentang SLiMS dan RFID oleh Wardiyono, dilanjutkan presentasi dari 3M tentang RFID yang dimilikinya. Implementasi SLiMS dan RFID di Unsyiah dipaparkan oleh Dr. Taufiq Abdul Gani. Banyak ide "gila" yang dijalankan Pak Taufiq ini di perpustakaan UNSYIAH. Kemampuan teknologi yang dimiliki sekaligus pengalaman pernah mengembangkan UILIS yang menjadi sistem otomasi di UNSYIAH digunakan untuk mengembangkan SLiMS. Di Unsyiah ini slims digunakan untuk sistem otomasi, ETD yang terintegrasi dengan SIA (Akademik), pengembangan SLiMS yang mempergunakan Google sebagai mesin pencarian, integrasi dengan RFID. Ada beberapa ide yang masih ada dalam daftar pengembangan di UNSYIAH ini.


mas Bro Arie presentasi RDA
 Arie Nugraha kembali tampil. Kali ini menyampaikan RDA di SLiMS. Makhluk RDA yang bagi sebagian orang masih baru mampu dipresentasikannya dengan gamblang. Mendengar presentasi RDA oleh mas Bro Arie ini, ruangan Commeet seolah kedatangan dosen tamu dari JIP UI yang menyampaikan kuliah umum di Semarang.
Mas Hamim dan Mas Heru
 Presentasi berikutnya adalah prsentasi SLiMS Desktop dan SMS Gateway keduanya berurutan disampaikan oleh Muh Hamim dari STAIN Kediri dan HEru Subekti dari Trenggalek.
SLiMS Desktop merupakan aplikasi yang mengolah databse SLiMS untuk proses sirkulasi yang dapat dilakukan mandiri oleh pemustaka dan pencetakan kartu anggota. Tepuk tangan meriah menandai presentasi ini. Berikutnya yang juga mendapat tepuk tangan meriah adalah presentasi dari Heru Subekti. Dengan gaya presentasinya yang khas namun jelas mas Heru menunjukkan cara kerja inovasi yang dibuatnya. Saat SMS gateway berjalan mulus, tepuk tanganpun pecah di ruangan commeet2014 ini.

Friday, 14 November 2014

, , ,

CrossMark®, apa fungsinya?

Ketika membuka sebuah dokumen digital, pernahkah anda menemukan logo seperti di samping?
Ya, crossmark, masih saudaraan dengan CrossRef :).
Ketika saya lihat di webnya (http://www.crossref.org/crossmark/). CrossMark (CM) berguna untuk melihat riwayat sebuah dokumen. Dokumen (artikel jurnal misalnya) memiliki kemungkinan revisi karena salah ketik, koreksi dan lainnya.
Nah, pembaca artikel perlu mendapatkan kepastian bahwa apa yang dia peroleh saat itu adalah yang paling baru. Nah, crossmark ini membantu dalam melacak kebaruan sebuah dokumen. Caranya bagaimana? cukup klik saja logo crossmark pada dokumen digital yang dibuka baik dalam bentuk html atau .pdf. Maka akan muncul salah satu dari dua kemungkinan seperti dibawah ini:
Menandakan artikel ditarik oleh penerbit, dengan berbagai alasan

Menandakan ada update dari artikel, misalnya penambahan pengarang atau perbaikan tulisan

Menandakan artikel/dokumen update


Bagi para pustakawan, CM dapat membantu dalam memberikan informasi yang paling baru kepada pemustaka.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang CM, silakan lihat video di bawah ini.


Beberapa contoh artikel yang berisi CrossMark:
                                                               i.      http://psychoceramics.labs.crossref.org/10.5555-12345678.html (ugm.id/46)
                                                             ii.      http://psychoceramics.labs.crossref.org/10.5555-12345679.html (ugm.id/47)
                                                            iii.      http://scripts.iucr.org/cgi-bin/paper?S0907444906030915 (ugm.id/48)

Thursday, 13 November 2014

Mendeley Pros vs Zotero Pros

Dari diskusi di Grup Mendeley Advisor, saya mendapatkan kiriman komentar dari Wajdi Karim seperti pada gambar di bawah ini:
Mendeley Pros vs Zotero Pros
Zotero dan Mendeley merupakan dua aplikasi manajemen data riset yang cukup populer. Pertanyaannya adalah: mana yang harus digunakan?
Melihat postingan di atas ternyata keduanya memiliki kelebihan masing-masing selain fitur utama.
Dibanding Zotero, Mendeley bagus dalam pengelolaan dokumen .pdf, interface yang menarik, memiliki ruang simpan bebas biaya 2 GB, banyak resources yang bisa diakses, memudahkan berbagi dokumen serta ada fitur dan adanya fitur penyingkatan nama jurnal. 
Sementara Zotero memiliki kelebihan dibanding Mendeley pada: pengelolaan laman web, pemotretan laman web dan lebih baik dalam pengelolaan file non .pdf. Selain itu juga mampu mengambil metadata dari buku melalui ISBN.

Lalu pilih mana?
Gunakan keduanya, dan jalankan fitur Zotero integration pada Mendeley. Gunakan Mendeley untuk pengelolaan sitasi dan daftar pustaka. Selesai.

Wednesday, 12 November 2014

Bocoran-bocoran Fitur RFID SLiMS

Peminjaman mandiri
Hardware
Tampilan di samping merupakan tampilan layar proses transaksi peminjaman menggunakan RFID yang terintegrasi dengan SLiMS. Gambar di bawahnya adalah hardware yang digunakan untuk memasang RFID yang terhubung dengan SLiMS.

Citation Style Language (CSL)

CSL merupakan bahasa gaya sitasi yang digunakan oleh berbagai software manajemen sitasi. Mulai dari Zotero, Mendeley, EndNote, ReadCube dan lainnya. Informasi lengkap ada di klik

CLS tersedia bebas, dan dapat diedit sesuai kebutuhan, tentunya dengan membutuhkan kemampuan bahasa programnya. CSL menggunakan bahasa xml. CSL mengklaim telah mengelola 7000 gaya sitasi. Gaya sitasi tersebut dapat diakses source codenya di https://github.com/citation-style-language/styles dengan lisensi BY-SA (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/)

CSL dapat diedit dengan berbagai editot:
Finally, CSL styles can also be edited in any text or XML editor, such as TextWrangler (OS X), Notepad++ (Windows),  jEdit (cross-platform), GNU Emacs (cross-platform; with XML support through nXML mode), or <oXygen/> XML Editor (cross-platform; commercial).
Menarik bukan?
Bagi anda yang menginginkan style tertentu, andapun dapat membuat sendiri atau pesan agar dibuatkan. Tentunya anda harus membayar untuk jasa ini. Berapa biayanya? berkisar antara $100-300.


Mendeley Private Group: apa fungsinya?

Mendeley memberikan fitur grup. Ada 3 jenis grup: private, close dan open.
Private merupakan grup rahasia tingkat tinggi, default hanya maksimal beranggotakan 3 orang. Bagi mendeley advisor, bisa 10 orang per grup.

Nah, apa fitur dalam Mendeley Grup ini?
Selain mengunggah file dan berdiskusi dalam grup, khusus mendeley Private Grup memungkinkan anggota untuk mengolah sebuah dokumen secara bersama-sama.
Misalnya: ada dokumen .pdf (artikel) yang diminta oleh dosen untuk direview berkelompok. Maka dalam dokumen tersebut dapat dilakukan diskusi dalam bentuk catatan secara bersama. Catatan serta highligh dapat diidentifikasi berdasar siapa yang melakukannnya. (lihat gambar)
Hihglight pada dokumen yang berbeda warnanya

Note, yang disertai identitas penulis notenya
Diskusi dalam grup
Bagi teman-teman yang terbiasa mengerjakan tugas berkelompok, dapat menggunakan fitur Mendeley private grup ini sebagai sarana mempercepat dan mendokumentasikan diskusi.

Monggo di remet-remet agar mudah ditelan..

Monday, 10 November 2014

, ,

Mendeley Update: Mendeley Desktop 1.12.3

Mendeley Update Note
This release improves the performance of the Word plugins, especially when adding new citations or adjusting citations in large documents. It also adds support for importing articles in MEDLINE format, for easier bulk import from PubMed.

Please note that Mac Word 2008 is no longer supported as of this release. The new Word plugin offers improved performance and stability but requires Word 2011 on Mac. For Windows users, Word 2007 and later is supported, including Office 365.

Improvements
  1. Inserting or updating a single citation in a document with many citations is much faster in many cases.
  2. Refreshing citations in large Word documents is now much faster. Word now also reports the progress of the refresh in the status bar.
  3. The citation style for new Word and LibreOffice documents now defaults to the currently selected citation style in Mendeley Desktop.
  4. Added an option in General Preferences to choose whether documents are automatically marked as read when opened.
  5. Added support for importing articles in MEDLINE format, to enable better bulk importing from PubMed.
Bugs Fixed
  1. Fixed an issue that could result in citations being lost when refreshing multiple Word documents simultaneously.
  2. (Mac Word) Fixed an error when inserting a citation in a table with text wrapping enabled.
  3. Fixed an issue where note annotations were not exported correctly as standard PDF annotations when using File → Export PDF with Annotations...
  4. Known causes of crashes while inserting citations have been fixed, and error handling has been added so that any unexpected error should display an error message instead of crashing Mendeley Desktop.
  5. The "Plugin Installed" dialog was displayed on OS X after updating Mendeley Desktop. This dialog is now only displayed after the user manually initiates an install or update.
  6. Styles with no bibliography (e.g. Bluebook Law Review) now use the in-line citation instead in "View as Citations" mode.
Supported Platforms

The supported versions of Microsoft Word, Mac OS X and Linux changed in Mendeley Desktop 1.12.
  1. The Microsoft Word plugin for Windows requires Word 2007 or later. Office 365 is supported.
  2. The Microsoft Word plugin for Mac requires Word 2011.
  3. Mendeley Desktop for Mac requires OS X 10.6 or newer and a 64bit Mac (this includes all systems built in late-2006 or later).
  4. Mendeley Desktop for Linux requires Ubuntu 12.04 or an equivalently new flavor of Debian, Red Hat etc.
Feedback and Support
  1. If you have suggestions for improvements please let us know by visiting the feedback forum.
  2. If you encounter any problems using Mendeley or have questions to ask please contact our support team.
  3. For news and updates about Mendeley see our blog.