Saturday, 13 June 2026

MWA UGM Unsur Tendik, mana laporanmu?

"Satu tahun mengemban amanah di MWA UM UGM akhirnya sampai di penghujung periode. "

Begitu awalan salah satu postingan di IG MWA UGM Unsur Mahasiswa. Semacam laporan bahwa periodenya telah berakhir.

"Apresiasi dan rasa hormat yang setinggi-tingginya juga kami haturkan kepada teman-teman ORMAWA, Forkom UKM, Formad, BEM, rekan-rekan lembaga di tingkat fakultas, serta teman-teman pers atas ruang diskusi, kolaborasi, dan kebersamaan yang luar biasa selama ini."

Mereka mengucapkan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak. Penyebutan berbagai elemen mahasiswa ini membuktikan bahwa MWA unsur mahasiswa berusaha menggandeng berbagai pihak untuk menjalankan fungsinya. 

"Terlebih dan yang paling utama, terima kasih yang tak terhingga untuk seluruh mahasiswa UGM yang sadar, peduli, dan senantiasa mengawal isu-isu gerakan, karena kalianlah pemilik mandat sekaligus pendukung terbesar di setiap langkah perjuangan ini."

Kalimat di atas menjadi penegas, bahwa MWA unsur mahasiswa--meski tidak dipilih langsung oleh mahasiswa--menjadi wakil dari mahasiswa dan harus berusaha membuat wadah-wadah untuk melibatkan mahasiswa. Frasa "kalianlah pemilik mandat" sangat menegaskan kesadaran posisi MWA unsur mahasiswa. 

Pada instagram MWA unsur mahasiswa, juga terdapat berbagai rekaman, jejak-jejak peran yang dilakukan dalam kapasitasnya sebagai MWA unsur mahasiswa. 

Terdapat kegiatan 𝐄𝐯𝐚𝐥𝐮𝐚𝐬𝐢 𝐎𝐫𝐠𝐚𝐧 𝐌𝐖𝐀 𝐏𝐞𝐫𝐢𝐨𝐝𝐞 𝟐𝟎𝟐𝟏-𝟐𝟎𝟐𝟔 𝐨𝐥𝐞𝐡 𝐌𝐚𝐡𝐚𝐬𝐢𝐬𝐰𝐚, 𝐊𝐨𝐧𝐬𝐨𝐥𝐢𝐝𝐚𝐬𝐢 𝐇𝐞𝐚𝐫𝐢𝐧𝐠 𝐑𝐞𝐤𝐭𝐨𝐫𝐚𝐭. Mereka juga membuat 𝐌𝐖𝐀 𝐔𝐌 𝐇𝐨𝐭𝐥𝐢𝐧𝐞 sebagai kanal resmi untuk menyalurkan aspirasi, aduan, sampai ide perbaikan ugm. Gadjah mada intelektual club (GIC) sebagai ruang diskusi dan pertukaran gagasan, dan lainnya.

Dari jejak-jejak di IG, terlihat bahwa meskipun anggota MWA unsur mahasiswa hanya 1 orang, namun dalam menjalankan tugasnya tidaklah sendirian.  Ada tim (Badan Kelengkapan) yang ikut bergerak. Menyusun, membuat, mengeksekusi berbagai kegiatan untuk kemudian dijadikan bahan aspirasi ke MWA. 

----------------------------------

Nah. Bagaimana dengan MWA unsur tendik? 

MWA unsur tendik punya waktu yang lebih panjang. Berbeda dengan mahasiswa yang berganti setiap tahun (antar waktu), jika tak ada aral melintang  maka MWA  tendik full 1 periode.  

Namun, nyaris tak ada gaungnya. Tak ada suaranya. Tak ada rangkulannya. Mungkin setelah mandat didapat,  nyaman jalan sendiri. Lupa dari mana mandat itu didapat.

Apa saja yang sudah dilakukannya? 
Apakah melaporkan peran-perannya?
Apakah ada saluran resmi yang bisa dipakai untuk melihat sejauh apa perannya?

Jawabannya: entahlah. 

Apakah iya, tendik harus sowan ke anggota MWA yang dipilihnya untuk bertanya? Jika dikembalikan pada nilai-nilai perwakilan, maka wakil-lah yang harus aktif melapor pada pemilihnya. Jangan dibalik.

MWA unsur tendik itu lahirnya dari tendik. Memilih atau tidak, semua tendik adalah yang diwakili. Tendik adalah ndoro-nya. 

Tirulah mahasiswa! Itu.

Share:

0 komentar:

Post a Comment

Terimakasih, komentar akan kami moderasi