Paijo, pustakawan ndeso itu berdiskusi dengan kawan karibnya: Karyo. Selepas Isya, di atas lincak, di depan rumahnya. Disela suara-suara jangkrik. Kadang angin malam berhembus mengantarkan hawa dingin yang menusuk tulang.
Tak seperti biasanya, kali ini topiknya agak berat. Bukan ngrasani perpustakaan dan koleksinya, tapi tentang integritas.
"Ini tentang integritas, Kang", Paijo memulai. "Datanya juga tidak main-main. Ini data dari KPK," tambahnya.
"Lho, kamu masih percaya KPK, Jo?" Karyo memastikan.
"Lihat dulu datanya, Kang!".
********
KPK, lembaga yang padanya dipercayakan beban berat pemberantasan korupsi, mengeluarkan laporan indeks integritas tahun 2024. Ada berbagai kategori yang diukur, salah satunya pendidikan.
KPK melaporkan indeks kategori pendidikan dengan 3 level: SD/SMP sederajat, SMA sederajat, dan pendidikan tinggi (perguruan tinggi?). Bagaimana hasilnya?
![]() |
| Indeks integritas jenjang SD/SMP |
![]() |
| Indeks integritas pendidikan nasional (jenjang dikti) |
![]() |
| Indeks integritas pendidikan tinggi (KEMENDIKTISAINTEK) |
Hasilnya tergambarkan secara ringkas pada tiga + 1 gambar di atas.
Karyo: "Paripurna? Memang ada orang yang ilmunya paripurna, Jo?"Paijo: "Minimal secara administratif"Karyo mrengut.
Angka indeks pendidikan baik Kemendikbud maupun perguruan tinggi secara umum, masih lebih rendah dibanding indeks integritas pendidikan secara nasional.
![]() |
| Indeks SD/SMP dan aspek temuannya |
Pada lingkungan SD/SMP, gratifikasi menjadi temuan yang memiliki presentase paling tinggi (68,57%). Aspek ini terdiri dari beberapa hal: kebiasaan orang tua siswa memberikan bingkisan/hadiah kepada guru saat hari raya atau kenaikan kelas; Persentase guru terkait persepsi gratifikasi merupakan sesuatu yang wajar; Persentase satdik dengan kejadian guru menerima bingkisan dari siswa agar lebih memperhatikan siswa; Persentase satdik dengan kejadian penerimaan siswa karena imbalan tertentu.
Dari data pada gambar di atas, dimensi tata kelola menjadi aspek paling rendah yang membentuk integritas di SMA/sederajat.
Perguruan tinggi
![]() |
| Indeks Perguruan tinggi (nasional) dan aspek temuannya |
Dari data pada gambar di atas, dimensi tata kelola menjadi aspek yang nilainya paling rendah dalam membentuk integritas di perguruan tinggi, yang terdiri dari pengadaan barang dan jasa, perilaku koruptif, pengelolaan keuangan dan gratifikasi.
- Persentase mahasiswa yang menyontek walaupun tahu perbuatan tersebut tidak baik
- Persentase mahasiswa yang meminta orang lain mengerjakan tugas
- Persentase mahasiswa yang menyontek ketika melihat teman juga melakukannya
- Persentase mahasiswa yang melakukan plagiarisme walaupun tahu perbuatan itu salah
- Persentase mahasiswa yang tidak berani menolak ajakan menyontek
- Persentase mahasiswa yang lebih memililih menyontek daripada belajar
- Persentase satuan pendidikan tinggi dimana dosen terlambat masuk kelas tanpa alasan yang jelas (67.53%)
- Persentase satuan pendidikan tinggi dimana dosen tidak hadir mengajar (63.97%)
- persentase satuan pendidikan tinggi dimana dosen meninggalkan kelas sebelum pembelajaran berakhir (44.18%)
Kesimpulan
Karyo: lalu apa kesimpulanmu, Jo?
Paijo: Sesungguhnya, setiap kita punya hak menjadi mufasir. Semua berhak menafsir dan menyimpulkan. 😊
- https://aclc.kpk.go.id/pendidikan/spipendidikan/hasil/2024
- https://s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/kpk-bucket-jkt/jardik/PROD/docker/spip/files/dikti_domain/03_SPIP2024_KEMENDIKBUDRISTEK.pdf
- https://s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/kpk-bucket-jkt/jardik/PROD/docker/spip/files/nasional/Laporan%20Nasional%20SPI%20Pendidikan%202024.pdf
- https://kpk.go.id/id/ruang-informasi/berita/kpk-luncurkan-indeks-integritas-pendidikan-2024-peta-jalan-menuju-dunia-pendidikan-yang-bersih-dan-berintegritas
- https://www.hukumonline.com/berita/a/indeks-integritas-2024--alarm-kpk-untuk-dunia-pendidikan-lt680b66ad88110/
- https://www.kpk.go.id/id/ruang-informasi/berita/temuan-hasil-spi-pendidikan-2024-menyontek-dan-plagiarisme-masih-merebak-di-sekolah-dan-kampus
- https://news.detik.com/berita/d-7883872/skor-indeks-integritas-pendidikan-turun-kpk-beri-3-rekomendasi
- https://www.youtube.com/watch?v=Nc8X-ZEKAys
- Semakin tinggi nilai indeks integritas, berarti integritas semakin baik
- Indeks total merupakan hasil penghitungan dari dimensi tata kelola, dimensi karakter, dan dimensi ekosistem
- Nah, penghitungan 3 dimensi di atas yang saya belum paham. Namun kayake ketika pelanggaran yang ada pada dimensi tersebut semakin tinggi, maka indeks dimensinya semakin rendah
- Cara penghitungan ada dalam file yang saya tautkan di atas. Saya juga belum baca semua. Saya tafsirkan angka di ACLC KPK berdasar pemahaman kilat. Bisa dicek, siapa tahu saya salah memahami. Bisa jadi, lho.
- Tulisan ini berdasar sumber di atas, sebagai hasil penelitian/survei. Kondisi per institusi, tentu dimungkinkan tidak sama persis dengan hasil di atas

.jpeg)
.jpeg)








0 komentar:
Post a Comment
Terimakasih, komentar akan kami moderasi